Apabila melihat sosok kedua pesaingnya, Yudi R Darajat akan berhadapan dengan dua “raksasa” yang kuat. Pasalnya, baik L Putri Karlina maupun Deden Galih merupakan sosok yang sama-sama besar dan tentu memiliki jaringan yang militan dan tersebar luas.
Usai menyerahkan formulir pendaftaran sebagai Calon Bupati atau Wakil Bupati Garut ke DPC Partai Gerindra, Yudi R Darajat diberondong berbagai pertanyaan oleh sejumlah wartawan, salah satunya alasan yang membawa dirinya maju sebagai Cabup dan cawabup Garut di Pilkada Garut Tahun 2024 dan menghadapi dua pesaing besar.
“Saya adalah warga Garut yang lahir di Kecamatan Pasirwangi. Sebagai anak petani saya sudah memiliki banyak pengalaman dan berkiprah ke berbagai daerah. Awalnya, karena kecintaannya beserta rasa cinta saya terhadap Garut, maka sejak tahun 2023 kita sudah mulai mengembangkan dan melakukan komunikasi dua arah dengan masyarakat, mulai mengusung calon kepala desa, calon legislatif dan lainnya,” terangnya.
Sebagai pengusaha, sambung Yudi, awalnya dirinya merasa cukup berkiprah diwilayah pergerakan di masyarakat bawah saja. Tetapi atas dorongan keluarga besar, sahabat dan teman-temannya yang luar biasa sangat kuat, baik dari ormas, LSM, tokoh pemuda dan tokoh masyarakat serta pengusaha yang meminta dan mendorong dirinya untuk ikut berkontestasi di Pilkada Garut dalam rangka menyambut takdir dari yang maha kuasa, maka dirinya pun menjawab permintaan masyarakat dengan maju di Pilkada Garut melalui Partai Gerindra.
“Maka Bismillah, atas dorongan dari keluarga dan masyarakat saya ikut mendaftarkan diri sebagai Bakal Calon Bupati atau Wakil Bupati Garut Tahun 2024 ini,” ujar Yudi.

Trusted source for uncovering corruption scandal and local political drama in Indonesia, with a keen eye on Garut’s governance issues