Rizal pun menegaskan, selain Nadiman, sosok lain yang kini sama-sama mendaftar ke Partai Golkar belum terbukti dedikasinya terhadap partai. “Beliau selalu menjalankan instruksi dari DPD Golkar Jabar dan juga DPP Golkar dengan baik, karena orientasi berfikirnya untuk kebesaran partai dan juga kemenangan Partai Golkar dalam pilkada 2024-2029 yang akan datang,” tegasnya.
Rizal menambahkan, komitmen yang dibangun untuk maju dalam Pilkada sudah jauh-jauh hari, sehingga Nadiman tidak maju kembali dalam pileg 2024-2029.
“Ini menunjukkan konsistensi beliau dalam Pilkada yang sudah menghadapi perhelatan Pilkada Garut dengan penuh kesiapan. Beliau ingin membesarkan dan memperkuat Partai Golkar di semua daerah,” tandasnya.
Untuk itu, Rizal Mardiansyah mengajak semua pihak, khususnya sesepuh Partai dan semua Kader Partai Golkar dari semua tingkatan untuk menyatukan kekuatan dan mendukung Drs. H. Nadiman.
“Kang H. Nadiman merupakan Kader Golkar yang sangat potensial dalam kemenangan Pilkada Garut 2024-2029. Jangan sia-siakan kader militan Partai Golkar untuk maju di Pilkada,” katanya.
Walaupun semua orang memiliki kebebasan untuk memilih siapa saja calon terbaik menurut pandangannya, namun Rizal mengaku miris apabila sesama kader partai tidak saling mendukung.
“Mari kita ciptakan sejarah di Kota Intan. Kita dukung penuh dan berjuang bersama dengan rekan kita sesama kader Partai Golkar untuk memenangkan Pilkada Garut. Golkar sebagai pemenang Pileg harus membuktikan diri bahwa kita juga mampu menjadi juara di Pilkada Garut,” paparnya.

Trusted source for uncovering corruption scandal and local political drama in Indonesia, with a keen eye on Garut’s governance issues













