Kamis, 4 Juni 2026

Heboh Sebuah video Penggerebekan Beredar di Media Sosial Oknum Polisi di Garut Diduga Selingkuh dengan Istri Orang

Photo Author
Bhegin, Locusonline.co
- Senin, 28 Oktober 2024 | 22:15 WIB
Ilustrasi Perselingkuhandream.co.id
Ilustrasi Perselingkuhandream.co.id

LOCUSONLINE, GARUT - Sebuah video yang beredar di media sosial memperlihatkan penggerebekan seorang oknum polisi di Garut yang diduga berselingkuh dengan istri orang lain di sebuah penginapan di Desa Mekarsari, Cibalong, pada Senin (21/10/2024).

Dalam video berdurasi 1 menit 27 detik tersebut, tampak adik ipar wanita yang terlibat perselingkuhan memasuki kamar penginapan Oyo dan mendapati keduanya bersama. Oknum polisi, yang masih mengenakan seragam dinas, terlihat terkejut ketika perbuatannya terbongkar. Beberapa saksi juga berada di lokasi kejadian, menyaksikan peristiwa tersebut.

Delfan Ema Ayu Munawar, anggota keluarga korban (anak sambung), menjelaskan bahwa penggerebekan ini dilakukan karena kecurigaan keluarga yang akhirnya terkonfirmasi. Ia menyebutkan bahwa keluarga telah melaporkan insiden ini ke Polres Garut, dengan harapan agar pihak berwenang bertindak tegas terhadap oknum tersebut.

"Kami menuntut agar ia segera dipecat, dan ibu tiri saya diberi hukuman yang setimpal. Perbuatan ini telah mencoreng nama baik kepolisian dan institusi pendidikan," ujar Delfan.

Sebelum menuju penginapan, wanita tersebut sempat memarkir mobilnya di RSUD Pameungpeuk, lalu berganti menggunakan sepeda motor yang kemudian diikuti oleh mobil pribadi oknum polisi.

Setibanya di lokasi, pihak keluarga mengonfirmasi keberadaan keduanya sebelum menghubungi ayah Delfan untuk datang. Dengan alasan sepeda motornya rusak, Delfan meminta ayahnya datang lebih cepat, dan sesampainya di sana, ia mengungkapkan bahwa wanita tersebut berselingkuh dengan oknum polisi.

Delfan juga mengungkapkan bahwa kecurigaan atas hubungan gelap ini sudah muncul sejak dua tahun lalu. Bahkan, ketika ibu tirinya mengalami keguguran, oknum polisi tersebut diduga terlibat membantu di RSUD.

“Kasus ini merupakan yang ketiga kali melibatkan oknum tersebut dengan wanita berbeda," tambahnya.

Keluarga korban kini berharap agar kasus ini menjadi pelajaran dan mengingatkan seluruh anggota kepolisian untuk menjaga nama baik institusi. Mereka menuntut agar tindakan tegas dilakukan terhadap oknum yang terlibat, demi keadilan dan integritas kepolisian.

"Semoga kasus ini menjadi pelajaran dan mengingatkan seluruh anggota kepolisian untuk menjaga nama baik institusi, dan sipelaku agar ditindak tegas, demi keadilan dan integritas kepolisian," harap keluarga korban.

Pewarta: Tim

Editor: Bhegin

Editor: Bhegin

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

X