Kamis, 4 Juni 2026

Produksi Kopi Garut Terkendala Tanaman Belum Menghasilkan, Ekspor Tetap Berjalan Lancar

Photo Author
Bhegin, Locusonline.co
- Senin, 11 November 2024 | 10:30 WIB

LOCUSONLINE, GARUT - Produksi Kopi Garut Terkendala Tanaman Belum Menghasilkan: Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa di Kabupaten Garut, Jawa Barat, terdapat 5,71 juta tanaman kopi yang belum menghasilkan dan 464.389 tanaman yang tidak menghasilkan.

Kepala BPS Jawa Barat, Edward Sitorus, menjelaskan produksi kopi Garut terkendala tanaman belum menghasilkan, tanaman kopi yang belum menghasilkan disebabkan oleh beberapa faktor, seperti usia tanaman yang masih muda atau kondisi yang tidak sesuai dengan iklim, ketinggian tempat, dan kondisi tanah. Sementara itu, tanaman kopi yang tidak menghasilkan terjadi karena kondisi tanaman yang sudah tua, rusak, atau mandul.

"Sementara, tanaman kopi tidak menghasilkan terjadi karena dalam kondisi tua, rusak atau mandul," kata Edward dalam keterangan tertulis, Senin (14/10/2024).

Edward menambahkan bahwa produksi kopi dari Kabupaten Garut menjadi salah satu kontributor terbesar di Jawa Barat setelah Kabupaten Bandung. Letak geografis daerah tersebut mendukung untuk menanam berbagai jenis kopi dengan kualitas yang baik.

"Di Kabupaten Garut, ada tiga jenis perkebunan, yakni perkebunan besar negara, perkebunan besar swasta, dan perkebunan besar rakyat," terang Edward.

Meskipun terdapat kendala pada tanaman kopi yang belum menghasilkan, ekspor kopi dari Garut tetap berjalan lancar. Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin, baru-baru ini melepas ekspor kopi CV Wanoja Patra Jaya dan Gravfarm Indonesia ke Arab Saudi dan Belanda. Pelepasan tersebut berlangsung di Bale Pare Kota Baru Parahyangan, Kabupaten Bandung Barat, Sabtu (12/10/2024).

CV Wanoja Patra Jaya mengekspor sebanyak 19,2 ton kopi ke Arab Saudi dengan nilai US$200.000. Sedangkan Gravfarm Indonesia mengekspor 360 kilogram kopi dengan nilai US$4.600. Jika diakumulasikan, ekspor kedua pelaku usaha kopi tersebut sekitar Rp3,5 miliar. Dua kopi tersebut berasal dari Bandung Selatan dan Garut Selatan.

Editor: Bhegin

Editor: Bhegin

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

X