LOCUSONLINE, BANDUNG - Tim robotik Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Bandung (MANDABA) menorehkan prestasi membanggakan di ajang World Robotic Center Competition 2025.
Tim ini meraih tiga gelar juara di tiga kategori berbeda dalam kompetisi yang berlangsung di Multimedia University (MMU) Cyberjaya, Malaysia, pada 10-15 Januari 2025.
MANDABA berhasil meraih Juara 1 kategori Creative Team, Juara 1 kategori Maze Runner (atas nama Azka Lestary Putri), dan Juara 3 kategori Maze Solving (atas nama Geza Riyadhi Clearista A).
Kompetisi ini diikuti oleh peserta dari berbagai negara ASEAN, termasuk Malaysia, Thailand, Filipina, Singapura, dan Indonesia, dengan berbagai jenjang pendidikan, mulai dari Sekolah Dasar (SD) hingga perguruan tinggi.
Tim robotik MANDABA, yang mengikuti kompetisi ini untuk pertama kalinya, terdiri dari tiga siswa dan satu guru pendamping, yaitu Fairuzizuan Audasius A (Kelas 11.E), Geza Riyadhi Clearista A (Kelas XII MIPA 4), Azka Lestary Putri (Kelas XII MIPA 5), serta Dewi Kartilah (Guru Fisika). Mereka didampingi oleh dua pelatih dari Komunitas Robotika Nusantara Bandung.
Guru pendamping, Dewi Kartilah, mengungkapkan bahwa kepercayaan diri tim untuk mengikuti kompetisi internasional ini berawal dari pencapaian mereka di tingkat nasional. Pada 2024, tim robotik MAN 2 Kota Bandung meraih Juara 1 kompetisi robotik yang diselenggarakan oleh Universitas Muhammadiyah Bandung dan Juara 1 kompetisi robotik yang digelar Fakultas Sains dan Teknologi UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
"Semangat dan motivasi yang kuat dari tim mendorong mereka untuk melangkah lebih jauh dan mengikuti kompetisi di tingkat internasional," tegasnya di Bandung, Kamis (16/1/2025).
Dewi menambahkan bahwa peserta dari Indonesia yang mengikuti kompetisi ini sangat banyak, berasal dari berbagai sekolah dan perguruan tinggi terkemuka di seluruh Indonesia.
Kemenangan di kategori Creative Team menjadi momen istimewa karena tim robotik MAN 2 Kota Bandung berhasil mengungguli tim-tim dari berbagai sekolah dan universitas. Tim robotic MANDABA dinilai lebih kreatif karena proses merakit, memprogram, dan menginovasi robot dilakukan langsung oleh para siswa di hadapan dewan juri.
Kepala Madrasah MAN 2 Kota Bandung, Awaluddin Hamzah, menyampaikan bahwa pencapaian ini merupakan kado indah di awal 2025, hasil dari kerja keras dan dedikasi para siswa, tim pendamping, pelatih, serta dukungan orang tua dan komite madrasah.
Ketua dan Sekretaris Komite Madrasah MAN 2 Kota Bandung, Mas'an Hardana dan Dadang Husen Sobana, menyatakan dukungannya terhadap setiap program yang dilaksanakan oleh pihak sekolah untuk kemajuan siswa dan madrasah. Mereka menegaskan bahwa sumber daya manusia di madrasah sejajar dengan sekolah-sekolah lain, dan prestasi ini membuktikan bahwa madrasah dapat berprestasi di kancah internasional.
"Kami sangat mengapresiasi capaian luar biasa ini dan akan segera berkoordinasi dengan pihak madrasah untuk memberikan penghargaan kepada tim atas prestasi gemilang ini," pungkasnya.
Prestasi ini menunjukkan kemampuan MAN 2 Kota Bandung di kancah internasional dan menjadi kebanggaan bagi masyarakat.
Editor: Bhegin