Kamis, 4 Juni 2026

Kopdes Merah Putih Disiapkan Jadi Pusat Distribusi Bantuan Pemerintah hingga Pelosok Desa

Photo Author
Bhegin, Locusonline.co
- Sabtu, 10 Mei 2025 | 10:28 WIB
Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono menjawab pertanyaan awak media di sela kunjungan kerja, di Balai Perakitan dan Pengujian Tanaman Industri dan Penyegar, Sukabumi, Jawa Barat, Jumat (9/5/2025). ANTARA/Harianto
Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono menjawab pertanyaan awak media di sela kunjungan kerja, di Balai Perakitan dan Pengujian Tanaman Industri dan Penyegar, Sukabumi, Jawa Barat, Jumat (9/5/2025). ANTARA/Harianto

LOCUSONLINE, SUKABUMI - Kopdes Merah Putih Disiapkan Jadi Pusat Distribusi Bantuan: Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono mengungkapkan bahwa pemerintah menyiapkan Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes) sebagai pusat distribusi terpadu untuk menyalurkan berbagai program dan bantuan langsung kepada masyarakat desa.

Pernyataan tersebut disampaikan Sudaryono saat kunjungan kerja di Balai Perakitan dan Pengujian Tanaman Industri dan Penyegar di Sukabumi. Ia menyebut Kopdes akan menjadi saluran utama penyaluran bantuan seperti sembako, pupuk, gas LPG, serta layanan kesehatan agar dapat langsung menjangkau warga desa tanpa perantara yang memperpanjang birokrasi.

"Kopdes ini akan berfungsi seperti terminal semua kebijakan pemerintah, yang pelaksanaannya bisa melalui koperasi desa atau kelurahan," jelas Sudaryono. Dilansir dari berita ANTARA.

Apa fungsi Kopdes Merah Putih? Menurut Sudaryono, koperasi ini hadir di tiap desa dengan tugas menyesuaikan kebutuhan lokal. Di desa berbasis pertanian, Kopdes akan menyediakan gudang hasil panen. Untuk desa pesisir, cold storage akan disiapkan, sementara di daerah hortikultura, fasilitas penyimpanan buah dan sayuran disediakan guna menjaga kesegaran produk.

Kapan program ini mulai dijalankan? Sudaryono menyebut program ini telah berlangsung secara bertahap seiring terbentuknya koperasi di berbagai daerah. Saat ini, Kopdes juga dirancang untuk menyediakan barang strategis seperti pupuk, LPG 3 kg, dan kebutuhan pokok dengan harga sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET).

"Contohnya, harga minyak goreng yang di pasar bisa Rp17.000 per liter, padahal HET-nya hanya Rp15.700. Dengan Kopdes, masyarakat bisa beli sesuai harga yang ditetapkan pemerintah," ujarnya.

Mengapa Kopdes diperlukan? Selain menjadi pusat distribusi logistik, Kopdes juga berperan dalam mendata warga miskin secara langsung. Data ini akan menjadi dasar penyusunan kebijakan berbasis kondisi lapangan.

Bagaimana dampaknya terhadap masyarakat? Sudaryono menekankan bahwa Kopdes merupakan bentuk inovasi strategis dari Presiden Prabowo untuk mendorong pemerataan pembangunan dan memperkuat ketahanan ekonomi desa secara langsung.

Hingga Kamis (8/5/2025), Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan melaporkan bahwa 9.835 unit Kopdes telah terbentuk di seluruh Indonesia. Jumlah tersebut merupakan hasil dari percepatan implementasi pasca terbitnya Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 9 Tahun 2025.

Zulkifli Hasan menyatakan, pembentukan Kopdes bertujuan memangkas rantai distribusi yang panjang, sehingga bantuan pemerintah dapat langsung diterima warga dengan lebih cepat dan efisien.(AA Syah)

Editor: Bhegin

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

X