LOCUSONLINE, GARUT – Grand Final Lomba Duta Baca Tingkat Kabupaten Garut tahun 2025 sukses digelar di Mall Ciplaz Garut, Jalan Pakuwon, Kecamatan Garut Kota, Rabu (28/5/2025). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya strategis Pemerintah Kabupaten Garut dalam mendorong peningkatan budaya literasi di kalangan generasi muda.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Garut, Totong, yang hadir langsung dalam kegiatan tersebut, menyampaikan apresiasinya terhadap semangat para peserta. Ia menyebut para finalis sebagai agen perubahan dalam membangun budaya baca di Garut.
“Anak-anak ini bukan hanya peserta lomba, mereka adalah representasi dari semangat literasi yang akan menjadi penggerak utama di lingkungan masing-masing,” ujarnya.
Lomba Duta Baca tahun ini diikuti oleh perwakilan dari 13 kecamatan, mencerminkan antusiasme yang luas dari berbagai wilayah di Kabupaten Garut. Totong juga menekankan pentingnya memperkuat karakter anak melalui kegiatan membaca, yang dinilainya sebagai pondasi untuk membentuk generasi cerdas dan berdaya saing.
Baca Juga : Friendly Match APDESI Sukaresmi vs APDESLIM Limbangan: Ajang Silaturahmi dan Kebersamaan Aparat Desa
Sementara itu, Bunda Literasi Kabupaten Garut, Tinneke Hermina, dalam sambutannya menegaskan bahwa ajang ini lebih dari sekadar kompetisi. Menurutnya, lomba Duta Baca merupakan gerakan moral dan intelektual untuk menyalakan semangat membaca serta memperkuat budaya literasi di era digital.
“Membaca adalah kunci membuka cakrawala. Di tengah banjir informasi seperti saat ini, kemampuan literasi menjadi alat penting untuk memilah, memahami, dan menganalisis informasi secara kritis,” tutur Tinneke.
Kepada para finalis, Tinneke berpesan agar mereka terus menjadi inspirasi bagi teman-temannya di sekolah, lingkungan, dan media sosial. Ia menegaskan bahwa gelar duta baca membawa tanggung jawab untuk menyebarkan semangat membaca di seluruh penjuru daerah.
“Menjadi duta baca bukan berarti tugas telah selesai. Justru dari sini perjuangan kalian dimulai. Jadilah pionir literasi yang mampu menggerakkan perubahan,” pesannya.
Tinneke menutup sambutannya dengan ucapan selamat kepada seluruh peserta. Ia menegaskan bahwa terpilih atau tidak sebagai pemenang, seluruh finalis telah memberikan kontribusi terbaik bagi Kabupaten Garut. (Suradi/BAAS)