LOCUSONLINE, PURWAKARTA — Dengan jamuan mewah dan senyum protokoler, Pemerintah Kabupaten Purwakarta kembali menunjukkan bakat terbaiknya: menyambut tamu asing lebih hangat daripada menyambut pengaduan warga sendiri. Kali ini, giliran delegasi Kabupaten Gurye, Korea Selatan, yang menikmati karpet merah dalam kunjungan dua hari, 9–10 Juli 2025, dalam rangka tindak lanjut rencana kerja sama Sister City—alias “kota saudara” yang meski berjarak ribuan kilometer, lebih terasa dekat dibanding kampung sebelah yang jalannya masih berlubang. Sabtu, 12 Juli 2025
Dalam agenda penuh formalitas ini, para pejabat dari Gurye disuguhkan tur ke Mal Pelayanan Publik (MPP) Bale Madukara—sebuah etalase pelayanan terpadu yang kerap dipamerkan layaknya showroom, meski warga kerap mengeluh soal antrian, birokrasi lambat, dan petugas yang lebih sering sibuk dengan ponsel ketimbang warga.
Sekda Purwakarta, Norman Nugraha, tak lupa menyampaikan kepada media, betapa kagumnya tamu asing itu terhadap pelayanan publik Purwakarta. Sayangnya, tidak dijelaskan apakah kekaguman itu muncul karena sistemnya benar-benar unggul atau karena mereka belum sempat mencoba mengurus dokumen di hari Jumat siang ketika loket sudah tutup tapi pengunjung masih antre.
Baca Juga :
Dari Hulu Kuantan ke Amerika: Saat Pacu Jalur Mendunia, Melly Mike Niat Datang Langsung ke Pacu Jalur
Yang pasti, para pejabat lintas sektor dari Gurye tampak puas diajak berkeliling, melihat tenant-tenant layanan, mendengarkan presentasi, dan tentu saja menikmati gala dinner yang jauh dari menu rakyat jelata.

“Jangan tunggu mampu dulu untuk memberi, tidak usah sempat dulu untuk berbuat baik”