Kamis, 4 Juni 2026

Bendera One Piece Tak Lagi Diburu, Pemerintah Resmi Angkat Jangkar

Photo Author
Bhegin, Locusonline.co
- Rabu, 13 Agustus 2025 | 13:32 WIB
Ilustrasi Net
Ilustrasi Net


"Di negeri yang lautnya luas tapi bajak lautnya cuma ada di anime, bendera One Piece sempat diperlakukan seperti ancaman negara hingga Presiden turun tangan dan memutuskan, tengkorak di kain itu tak perlu lagi dikejar layaknya kapal musuh"





LOCUSONLINE, SURABAYA – Kisah perburuan bendera tengkorak ala bajak laut One Piece tampaknya resmi berlabuh. Wakil Menteri HAM RI, Mugiyanto, memastikan razia terhadap bendera dan mural Jolly Roger tidak akan diulang. Alasannya sederhana: Presiden Prabowo sudah menegaskan bahwa itu bagian dari kebebasan berekspresi, selama tidak mengusir Merah Putih dari tiang utama.





“Masyarakat boleh mengibarkan bendera apapun. One Piece, Persebaya, partai politik, silakan. Asal jangan sampai Merah Putihnya tersingkir. Itu sakral,” kata Mugiyanto di Surabaya, Selasa (12/8/2025).





Dengan restu ini, para penggemar Luffy dan kru Topi Jerami kini bisa bernapas lega setidaknya sampai ada yang mengira bendera itu kode rahasia kudeta laut.






Baca Juga :
Ekonomi Naik, Dompet Kering: Pemerintah Berhasil Meratakan Kesejahteraan ke Arah Minus





Cuti Bersama 18 Agustus: ASN Liburan, Swasta Tetap Cari Nafkah “Merdeka Versi Siapa Nih?”






Namun, euforia ini belum sepenuhnya meresap di Surabaya. Pemerintah kota baru saja menurunkan bendera dan menghapus mural One Piece di sepuluh titik, dari Sukolilo sampai Tambak Asri. Prosesnya disebut “persuasif”: pemilik setuju menurunkan, aparat yang memegang talinya.


Halaman:

Editor: Bhegin

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Terkini

X