ArtikelDaerahGarutJawa BaratNewsPemerintah

Garut Menuju Smart City: Dari Jalan Bolong ke Aplikasi Pintar

bhegins
×

Garut Menuju Smart City: Dari Jalan Bolong ke Aplikasi Pintar

Sebarkan artikel ini
Bupati garut smart city
Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, hadir di Forum Smart City Business Matchmaking, Rabu (27/8/2025). Foto Istimewa
tempat.co

“Bupati Garut datang ke Yogyakarta bawa misi: bikin Garut jadi kota pintar. Pertanyaannya, apa digitalisasi ini bakal bikin layanan publik lebih cepat, atau cuma bikin antrean pindah dari loket ke layar HP?”

LOCUSONLINE, GARUT – Pemerintah Kabupaten Garut kembali menebar mimpi manis: jadi kota pintar alias smart city. Buktinya, Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, rela jauh-jauh ke Yogyakarta demi hadir di Forum Smart City Business Matchmaking, Rabu (27/8/2025). Katanya sih, biar Garut dapat “peta jalan digitalisasi.” 29/8

Forum itu dihadiri Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi), Meutya Hafid, yang lagi-lagi mengingatkan betapa pentingnya percepatan digitalisasi untuk pelayanan publik. Seolah-olah, dengan aplikasi yang kinclong, warga bakal otomatis lupa sama jaringan internet yang sering ngadat atau lampu jalan yang suka mati mendadak.

“Sinergi pusat dan daerah itu penting. Konektivitas nggak bisa dibangun parsial, harus nasional,” kata Meutya. Alias, kalau internet mati di kampung, ya sabar dulu, tunggu giliran nasional.

Bupati Garut pun tak mau kalah optimis. Ia menyebut forum ini sebagai kompas menuju “Garut yang benar-benar smart city.” Karena katanya, bukan hanya soal ikut tren, tapi biar layanan masyarakat lebih cepat dan potensi daerah bisa maksimal.

Tiga fokus utama ala Pemkab Garut pun diumumkan dengan penuh semangat:

  1. Perbaikan infrastruktur jaringan (biar warga nggak harus naik ke atap rumah cari sinyal).
  2. Peningkatan kualitas SDM (bukan cuma jago bikin spanduk, tapi juga ngerti digital).
  3. Integrasi aplikasi layanan publik (supaya urus KTP nggak lagi kayak main ular tangga level boss).

Sekilas, rencana ini tampak manis. Tapi warga Garut barangkali masih menunggu bukti: kapan jalanan berhenti jadi arena motocross gratis, kapan pelayanan publik berhenti “loading lama,” dan kapan birokrasi berhenti lebih ribet dari password Wi-Fi kantor desa.(bhegin)

zonaintegritaspdamtirtaintankabupatenGarut_8001
zonaintegritaspdamtirtaintankabupatenGarut_8004
zonaintegritaspdamtirtaintankabupatenGarut_8005
zonaintegritaspdamtirtaintankabupatenGarut_8002
zonaintegritaspdamtirtaintankabupatenGarut_8003
previous arrow
next arrow

Bergabunglah dengan Tim Jurnalis Kami!

Apakah kamu memiliki passion dalam menulis dan melaporkan berita? Inilah kesempatan emas untuk bergabung dengan situs berita terkemuka kami! Locusonline mencari wartawan berbakat yang siap untuk mengeksplorasi, melaporkan, dan menyampaikan berita terkini dengan akurat dan menarik.

Daftar

🔗 Tunggu apa lagi!

Daftar sekarang dan jadilah bagian dari tim kami!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner-amdk-tirta-intan_3_2
banner-amdk-tirta-intan_3_3
banner-amdk-tirta-intan_3_1
previous arrow
next arrow