Negara boleh bilang “situasi terkendali”, tapi yang terkendali hanyalah narasi. Fakta di lapangan tetap gosong: halte terbakar, fasilitas umum rusak, dan kepercayaan publik semakin runtuh. Kalau setiap blunder hanya dibayar dengan kata “maaf”, jangan heran kalau rakyat suatu hari menjawab dengan satu kata juga: cukup.(Bhegin)

“Jangan tunggu mampu dulu untuk memberi, tidak usah sempat dulu untuk berbuat baik”