“Seperti bayi yang baru lahir, Sekolah Tinggi Agama Islam Nusantara (STAINUS) hadir di Garut. Dengan dua program studi perdana, kampus ini membawa harapan baru bagi masyarakat yang mencari pendidikan Islam berkualitas dengan biaya terjangkau.”
LOCUSONLINE, GARUT – Di tengah hiruk pikuk Kabupaten Garut yang sibuk dengan wisata kuliner dan destinasi alamnya, sebuah “bayi” baru lahir di dunia pendidikan. Namanya Sekolah Tinggi Agama Islam Nusantara (STAINUS). Jumat (28/8/2025), kampus ini resmi berdiri di Jalan Pembangunan, Tarogong Kidul, menandai hadirnya alternatif perguruan tinggi berbasis Islam di kota dodol ini.
Ketua STAINUS, Dr. H. Mohamad Jaenudin, M.Ag., M.Pd., menyebut kampus ini memang baru, tapi sudah berani membuka dua jurusan yang dianggap strategis: Hukum Keluarga Islam (HKI) dan Ekonomi Syariah. “Insyaallah prodi ini marketable. HKI kita arahkan agar lulusannya bisa jadi hakim atau pengacara, sementara Ekonomi Syariah agar mahasiswa bisa mengelola keuangan, baik di perusahaan maupun perbankan,” ujarnya dengan nada optimistis.
Yang menarik, meski baru mengantongi izin operasional awal Agustus lalu, STAINUS sudah kebanjiran pendaftar. Setidaknya 20 calon mahasiswa langsung mendaftar, hasil dari strategi sosialisasi kilat yang dilakukan pihak kampus.
Masalah biaya pun tak jadi momok. Dengan Rp400 ribu per bulan, mahasiswa sudah bisa merasakan kuliah di kampus anyar ini. “Sistemnya pun bisa dicicil. Kami ingin pendidikan tinggi terasa dekat, bukan sekadar mimpi,” kata Jaenudin.

“Jangan tunggu mampu dulu untuk memberi, tidak usah sempat dulu untuk berbuat baik”