"Semoga tambahan triliunan untuk infrastruktur tidak sekadar jadi monumen anggaran, melainkan betul-betul dirasakan masyarakat tanpa harus menunggu laporan BPK atau headline skandal proyek mangkrak."
LOCUSONLINE, BANDUNG – Pemerintah Provinsi Jawa Barat tampaknya sedang bersemangat menumpuk aspal dan beton. Dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBDP) 2025, alokasi dana infrastruktur dinaikkan hampir dua kali lipat menjadi Rp4,9 triliun. Jumlah ini melonjak tajam dari APBD murni yang sebelumnya hanya Rp2,1 triliun.
Sekretaris Daerah (Sekda) Jabar, Herman Suryatman, menyebut kenaikan ini “ekstrem”. Istilah yang pas, mengingat angka Rp2,7 triliun tambahan untuk jalan, jembatan, dan kawan-kawan mungkin bisa membuat jalan provinsi licin mengkilap asal tidak berhenti di papan proyek saja.
“Ini angka yang sangat tinggi, kenaikannya ekstrem,” kata Herman, seperti dikutip Antara.
Tak mau ketinggalan, sektor kesehatan juga ikut diguyur, meski porsinya tidak sefantastis infrastruktur: naik Rp81,3 miliar sehingga totalnya Rp2,5 triliun. Lumayan, setidaknya ruang tunggu IGD tak kalah ramai dari jalan tol baru.