Kamis, 4 Juni 2026

Janji Pagar PT. JIL: Tumbuh Subur di Notulen, Layu di Lapangan

Photo Author
Bhegin, Locusonline.co
- Senin, 13 Oktober 2025 | 17:39 WIB
Kondisi Parkiran Ramayan Garut. Senin, 13/10/2025
Kondisi Parkiran Ramayan Garut. Senin, 13/10/2025


"Jika PT. JIL masih enggan mengubah janji menjadi aksi, GLMPK menyatakan siap menempuh jalur hukum dan aksi massa."





LOCUSONLINE, GARUT – Lima hari berlalu sejak PT. Jakarta Intiland (PT. JIL) berikrar akan melakukan pembatasan mandiri di garis sempadan sungai, namun yang hadir di lokasi hanya rumput dan kenangan. Pagar yang dijanjikan belum terlihat, seolah menunggu upacara peresmian imajiner.





Janji PT. JIL untuk memasang pembatas sempadan sungai, yang diungkapkan saat audiensi bersama Gerbang Literasi Masyarakat Perjuangkan Keadilan (GLMPK) dan Komisi 2 DPRD Garut, kini bertransformasi menjadi semacam puisi pembangunan: indah di kata, hening di realita.





Pihak perusahaan, melalui Maemudin, sebelumnya menyampaikan kesanggupan untuk mematuhi aturan dan melakukan pembatasan mandiri. Namun, hasil pengecekan GLMPK di sejumlah titik belakang Ramayana, Ciplaz, Tropikana, hingga Hotel Mercure hanya menemukan udara bebas tanpa sekat.





“Katanya sudah diperintahkan untuk action. Mungkin yang dimaksud action itu adalah adegan janji, bukan adegan pasang pagar,” sindir Sekretaris GLMPK, Ridwan Kurniawan, S.H., Senin (13/10/2025).





Kekecewaan GLMPK tampaknya tidak hanya soal pagar, tetapi juga soal konsistensi. Bagi mereka, PT. JIL terlihat piawai menandatangani notulen, namun kurang terampil mengeksekusinya. “Ini strategi klise perusahaan besar. Omon-omon kepada masyarakat sudah seperti SOP,” tambah Ridwan.






Baca Juga :


Halaman:

Editor: Bhegin

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

X