Sementara itu, Kepala BKD Garut, Kristanti Wahyuni, mengatakan kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman ASN soal disiplin, etika, dan pencegahan benturan kepentingan. “Kami ingin ASN Garut tidak hanya berakhlak di spanduk, tapi juga di jam kerja,” ujarnya lugas.
Acara sosialisasi ini berlangsung sehari penuh, dengan kombinasi daring dan luring menyesuaikan dengan kondisi ASN yang sebagian mungkin masih WFH di hati, tapi WFO di presensi.
Dengan semangat ASN Berakhlak, Pemkab Garut berharap pelayanan publik makin manusiawi, cepat, dan bebas dari drama internal. Karena di akhir hari, pengabdian yang sejati tidak butuh tepuk tangan cukup SK tanpa teguran. (Suradi)

“Jangan tunggu mampu dulu untuk memberi, tidak usah sempat dulu untuk berbuat baik”









