Kamis, 4 Juni 2026

Purbaya Minta Maaf, Tapi Tetap Tegas: “Yang Benar, Habiskan Tuh Duit”

Photo Author
Bhegin, Locusonline.co
- Selasa, 4 November 2025 | 09:26 WIB
Purbaya menegaskan tak ada sentimen pribadi terhadap kepala daerah, ia hanya ingin agar anggaran pemda segera dibelanjakan demi menggerakkan perekonomian. (Foto: CNN Indonesia/Adi Ibrahim)
Purbaya menegaskan tak ada sentimen pribadi terhadap kepala daerah, ia hanya ingin agar anggaran pemda segera dibelanjakan demi menggerakkan perekonomian. (Foto: CNN Indonesia/Adi Ibrahim)


LOCUSONLINE, JAKARTA - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akhirnya melunak. Ia menyampaikan permohonan maaf kepada kementerian/lembaga (K/L) dan pemerintah daerah (Pemda) yang merasa tersinggung oleh ucapannya beberapa waktu lalu soal lambatnya realisasi belanja daerah. Tapi di balik nada maaf itu, masih tersisa ketegasan khas ekonom: anggaran harus segera bergerak.





“Kalau ada yang tersinggung, saya mohon maaf. Tapi yang benar lah, habiskan tuh duit,” kata Purbaya dalam Rapat Kerja Komisi IV DPD RI, di Senayan, Jakarta, Senin (3/11/2025).





Purbaya sadar, ucapannya belakangan ini membuat sejumlah pejabat daerah dan kementerian merasa “disentil”. Namun bagi mantan Ketua LPS ini, teguran keras adalah bagian dari ikhtiar menjaga denyut ekonomi agar tetap seirama dengan kebijakan fiskal pusat.





Beberapa pekan terakhir, Purbaya melakukan “safari anggaran” berkeliling ke berbagai kementerian dan lembaga dengan serapan rendah. Ia menyebut langkah itu bukan bentuk intervensi, melainkan upaya mempercepat perputaran ekonomi yang tersendat oleh uang menganggur.





“Saya nggak intervensi kebijakan. Saya hanya datang, tanya: program Anda apa? Habiskan uangnya. Apa yang saya bisa bantu?” ujarnya.





Menurutnya, dana yang mengendap justru membebani negara karena bunga tetap harus dibayar sementara dampak ekonominya nihil.





“Ekonomi sedang susah tapi uangnya nganggur. Akhirnya ada yang sebel sama saya. Ya biar aja,” kata Purbaya sambil tersenyum.


Halaman:

Editor: Bhegin

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

X