ArtikelDaerahEdukasi/TipsGarutJawa BaratLifestyleNewsPemerintah

Garut Hebat Super Apps: Wabup Promosi Aplikasi yang Bisa Segala, Kecuali Mencetak KTP dalam 5 Detik

bhegins
×

Garut Hebat Super Apps: Wabup Promosi Aplikasi yang Bisa Segala, Kecuali Mencetak KTP dalam 5 Detik

Sebarkan artikel ini
Aplikasi Hebat (2)
Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, meninjau secara langsung stan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) dalam pelaksanaan Car Free Day yang dilaksanakan di Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Minggu (9/11/2025).

“Aplikasi Garut Hebat mungkin belum bisa menyelesaikan semua masalah, tapi setidaknya membuat pemerintah terlihat siap menyapa lewat layar”

LOCUSONLINE, GARUT – Car Free Day di Jalan Ahmad Yani mendadak berubah jadi Car Free Delay, ketika Wakil Bupati Garut Putri Karlina mampir ke stan Diskominfo untuk memperkenalkan produk unggulan Pemkab: Garut Hebat Super Apps. Aplikasi yang disebut-sebut bakal menjadi “jalan tol komunikasi publik” itu dipromosikan langsung oleh Wabup, lengkap dengan testimoni pengalaman pribadi menerima DM keluhan warga di media sosial.

tempat.co

“Semangat awalnya dari DM masyarakat,” kata Putri, seolah menyiratkan bahwa pemerintah daerah kini memulai perbaikan layanan dari kotak masuk Instagram.

Aplikasi ini diklaim jadi jembatan aspirasi masyarakat. Walau, menurut pengakuan jujur sang Wabup, tidak semua aspirasi bisa selesai. Paling tidak, katanya, bisa nyampe.

Baca Juga : Kumpul Kebo Makin Ramai, Negara Geleng Kepala: Antara Moral, Modal, dan Makin Ribetnya Nikah Resmi

Dalam demo singkat, Putri menjelaskan bahwa masyarakat dapat mengurus administrasi kependudukan via aplikasi. Namun, keajaiban tetap terbatas.

“Kalau mau cepat, tetap harus datang ke Dukcapil,” ucapnya.

Pernyataan itu membuat aplikasi ini tampak seperti mesin tiket antrian digital: membantu, tapi tetap harus datang.

Selain itu ada fitur lowongan kerja nasional, CCTV gratis, dan kanal pengaduan. Intinya, aplikasi ini bisa banyak hal, kecuali memuaskan semua pengguna.

Putri menyebut bahwa keluhan terbanyak adalah soal infrastruktur dan bantuan sosial. Maka, data dari aplikasi akan menjadi kompas pembangunan. Dengan catatan: anggaran tetap terbatas.

Tinggalkan Balasan

banner-amdk-tirta-intan_3_1
previous arrow
next arrow