ArtikelDaerahGarutJawa BaratNewsPemerintah

Disdukcapil Jabar Genjot Pemutakhiran DTSEN: Satu Data, Seribu Tantangan Validasi

bhegins
×

Disdukcapil Jabar Genjot Pemutakhiran DTSEN: Satu Data, Seribu Tantangan Validasi

Sebarkan artikel ini
Disduk Capil Jabar
Rapat Koordinasi Pemutakhiran DTSEN Lintas Sektor di Wilayah Provinsi Jawa Barat yang berlangsung di Ruang Rapat MPP Kabupaten Garut, Kecamatan Tarogong Kidul, Selasa (11/11/2025).

Plt. Kadisdukcapil Garut, Galih Yudha Praja, mengakui pemutakhiran data di daerahnya masih bergantung pada kerja lintas dinas: Dinsos, Dinkes, dan tentunya keajaiban sistem digital yang sering error di jam sibuk.

“Semua harus berkolaborasi. Validitas tinggi hanya bisa tercapai kalau semua entitas kerja bersama,” ujarnya diplomatis.

tempat.co

Baca Juga : Wabup Garut “Sidang Kelulusan” Dokter Gigi Internship: Kota Boleh Menggoda, Tapi Gigi Garut Selatan Tetap Menjerit

Garut sendiri termasuk dalam daftar daerah “anomali” bersama Bandung Barat dan Karawang. Banyak data yang belum terverifikasi. Dalam bahasa lapangan: ada warga yang “hidup di data tapi tak hidup di bantuan”.

Kabid Pengelolaan Informasi Adminduk, Buldansah, menjelaskan anomali itu muncul karena hasil pemadanan antara BPS Pusat dan Dirjen Dukcapil belum sepenuhnya cocok. Bahasa lembutnya: sistem belum nyambung, padahal sudah di-sinkronisasi berkali-kali.

“Garut, Bandung Barat, dan Karawang menjadi prioritas pengecekan lapangan karena banyak data belum diverifikasi,” ujar Buldansah.

Komitmen Disdukcapil Jabar patut diapresiasi, tapi pekerjaan rumahnya panjang. Satu data nasional masih terdengar seperti mimpi digital yang indah di atas kertas koordinasi, namun di lapangan, operator masih berjibaku dengan NIK ganda, warga tanpa KK, dan jaringan yang putus di tengah sinkronisasi.

Sampai sistem benar-benar terhubung, DTSEN tetaplah proyek besar yang sibuk dengan rapat dan daftar hadir sementara akurasi masih menunggu update berikutnya.*****

Tinggalkan Balasan

banner-amdk-tirta-intan_3_1
previous arrow
next arrow