ArtikelDaerahGarutJawa BaratKesehatanLifestyleNews

Operasi Rem Kependudukan Garut Ketika Bupati Turun Gunung Demi Menahan Ledakan Populasi

bhegins
×

Operasi Rem Kependudukan Garut Ketika Bupati Turun Gunung Demi Menahan Ledakan Populasi

Sebarkan artikel ini
Monitoring KB
Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, melaksanakan monitoring Pelayanan Keluarga Berencana (KB) Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP), yang dilaksanakan di Klinik Aster PKBI, Jalan Patriot, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Kamis (27/11/2025).

“Program KB ini jadi taruhan apakah pemerintah bisa benar-benar mengendalikan grafik kelahiran yang naik terus? Atau nanti cuma jadi laporan tahunan yang tebalnya nambah sama seperti jumlah penduduk Garut tiap tahun?”

LOCUSONLINE, GARUT – Di sebuah klinik kecil bernama Aster PKBI, Jalan Patriot yang ironisnya justru sedang berjuang menahan ‘patriot-patriot kecil’ lahir tanpa henti Bupati Garut Abdusy Syakur Amin datang melakukan inspeksi. Bukan untuk operasi besar, tapi operasi rem menahan laju kelahiran yang belakangan ngebut seperti motor knalpot brong malam minggu.

tempat.co

Angka yang ia sodorkan cukup bikin dahi ngangkat Total Fertility Rate Garut 2,2. Artinya, tiap ibu di Garut melahirkan “lebih dari dua anak” bahkan sebelum sempat istirahat dari sibuk mikirin harga beras dan uang sekolah.

“Kalau dibiarkan, populasi akan melesat,” kata Syakur, dengan nada seperti baru sadar bahwa Garut bukan cuma kota dodol, tapi juga pabrik bayi dengan shift tanpa henti.

Masalahnya jelas makin banyak anak lahir, makin berat PR pemerintah buat nyediain sekolah, layanan kesehatan, sampai lapangan kerja. Syakur tampak mulai menghitung dalam hati berapa gedung sekolah lagi yang harus dibangun sebelum rakyat protes di kolom komentar Instagram Pemkab?

Baca Juga : Ballroom Lawan Longsor, Garut Makin Retak, Pemerintah Masih Sibuk Presentasi

Dalam pelaksanaan monitoring MKJP (Metode Kontrasepsi Jangka Panjang), Bupati mencoba memastikan bahwa warga Garut paham: masa depan bukan hanya soal nambah anak sampai rumah penuh, tapi soal anak yang punya daya saing, bukan daya rusuh.

“Fokus kami kualitas,” tegasnya. Ya, kualitas kata sakral dalam birokrasi yang sering dipakai, jarang terbukti.


Bergabunglah dengan Tim Jurnalis Kami!

Apakah kamu memiliki passion dalam menulis dan melaporkan berita? Inilah kesempatan emas untuk bergabung dengan situs berita terkemuka kami! Locusonline mencari wartawan berbakat yang siap untuk mengeksplorasi, melaporkan, dan menyampaikan berita terkini dengan akurat dan menarik.

Daftar

🔗 Tunggu apa lagi!

Daftar sekarang dan jadilah bagian dari tim kami!

Tinggalkan Balasan

banner-amdk-tirta-intan_3_1
previous arrow
next arrow