ArtikelDaerahGarutInfrastrukturJawa BaratNews

Pemda Garut Kalau yang Bangun Hotel Sultan, LP2B Bisa ‘Tiba-Tiba Hilang’? Bupati Syakur Dinilai Sibuk Melihat ke Arah Lain

bhegins
×

Pemda Garut Kalau yang Bangun Hotel Sultan, LP2B Bisa ‘Tiba-Tiba Hilang’? Bupati Syakur Dinilai Sibuk Melihat ke Arah Lain

Sebarkan artikel ini
Gambar ilustrasi LP2B
Gambar Ilustrasi Istimewa

Satpol PP: Wewenang Ada, Nyali Entah Ke Mana

Satpol PP Garut, yang harusnya jadi bodyguard aturan daerah, juga tak luput dari sorotan. Mereka punya wewenang menyegel, tapi justru seperti menunggu aba-aba dari langit.

“Kenapa tidak berani pasang garis pembatas? Disuruh siapa nunggu?“ seru Bakti.

tempat.co

Satu-satunya respons yang muncul adalah surat Satpol PP yang lebih mirip pesan autoreply: ada nomor, ada tanggal, ada kalimat formal, tapi tanpa sikap tegas. Seperti bilang, “Kami tahu, kami dengar, tapi ya sudah segini dulu.”

Padahal GLMPK sudah mengingatkan soal Perda RTRW yang jelas-jelas memberikan mandat pemeriksaan, lengkap dengan tahapan pemanggilan pengadu dan teradu. Tapi sampai sekarang, yang jelas baru bangunannya. Proses hukumnya belum.

Baca Juga : Statistik Bisa Lebih Lentur dari Pekerja Kontrak: Jawa Barat dan Seni Meredam Kabar Buruk dengan Bahasa Birokrasi “PHK 15 Ribu Aman”

LP2B: Lahan Pertanian atau Lahan Pembiaran?

Ridwan dari GLMPK membeberkan hasil kajian mereka. Kawasan itu termasuk LP2B dan Lahan Sawah Dilindungi. Artinya: tidak boleh diganggu gugat, apalagi diganti jadi hotel. Aturan sudah jelas. Pasal sudah siap. Undang-undang lengkap. Tetapi kalau yang membangun modalnya besar, aturan tampaknya bisa ditafsirkan dengan mode fleksibel sekali tekuk langsung nurut.

Ridwan menyebut perbuatan alih fungsi ini sebagai delik formil. Artinya, begitu tindakan terjadi, pelanggaran langsung lahir. Tidak perlu menunggu ada warga jatuh miskin atau sawah menangis darah.

Bupati Dianggap Lebih Sibuk Menatap Jauh ke Arah Lain

GLMPK menilai Bupati seolah menutup mata dan telinga. Bukan karena tidak tahu, tapi karena tidak mau tahu.

“Setelah laporan masuk, Bupati diam. Entah sedang mengumpulkan keberanian, entah menunggu kalender baru,” kata Ridwan.

Sementara itu, bangunan hotel terus berdiri, seolah memberi pesan Di sini bukan kawasan pertanian. Ini kawasan perekonomian versi premium.


Bergabunglah dengan Tim Jurnalis Kami!

Apakah kamu memiliki passion dalam menulis dan melaporkan berita? Inilah kesempatan emas untuk bergabung dengan situs berita terkemuka kami! Locusonline mencari wartawan berbakat yang siap untuk mengeksplorasi, melaporkan, dan menyampaikan berita terkini dengan akurat dan menarik.

Daftar

🔗 Tunggu apa lagi!

Daftar sekarang dan jadilah bagian dari tim kami!

Tinggalkan Balasan

banner-amdk-tirta-intan_3_1
previous arrow
next arrow