“Drive Thru berjalan cepat, pembangunan berjalan pelan, rakyat tetap merogoh kocek untuk pajak sambil berharap jalan-jalan Garut suatu hari akan secepat pelayanan Samsat bukan secepat munculnya janji pejabat di podium.”
LOCUSONLINE, GARUT – Pemerintah Kabupaten Garut kembali meresmikan inovasi layanan publik Samsat Drive Thru, Kamis (27/11/2025). Sebuah fasilitas modern yang memungkinkan warga membayar pajak tanpa turun dari mobil. Sebuah kemajuan yang luar biasa, terutama bagi masyarakat yang memang punya mobil.
Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, tampak sumringah saat memotong pita, memuji layanan cepat, nyaman, dan bebas bertele-tele. “Masyarakat tidak perlu turun dari mobil,” ujarnya. Sebuah kalimat yang mewakili semangat inklusif pemerintah selama Anda pemilik kendaraan dan bukan pembeli bensin eceran yang motornya susah hidup.
Bupati menegaskan bahwa kemudahan ini akan meningkatkan persentase pembayaran pajak. Harapannya, pemasukan dari pajak kendaraan dapat dipakai untuk memperbaiki jalan di Kabupaten Garut, yang saat ini kondisinya masih berlubang-lubang seperti argumen pejabat ketika ditanya soal anggaran.
Janji itu terdengar familiar: pajak naik, lubang jalan tetap ajek menghiasi. Warga boleh membayar pajak sambil duduk nyaman di mobil, namun perjalanan pulang tetap harus melewati jalur yang bisa bikin shockbreaker depresi.
Kepala Bapenda Jawa Barat, Asep Supriatna, memuji layanan Drive Thru ini: “Cepat, gak ada pungli.” Kalimat itu layak diapresiasi bukan karena bebas pungli adalah standar pelayanan minimal, tapi karena pejabat masih merasa perlu mengumumkannya. Seolah-olah bebas pungli adalah bonus, bukan kewajiban.

“Jangan tunggu mampu dulu untuk memberi, tidak usah sempat dulu untuk berbuat baik”










