“Garut lagi nunjukkin jalan, tanam sekarang, panen masa depan “Kalau bukan kita, siapa? Kalau bukan sekarang, kapan?”
LOCUSONLINE, GARUT – Gunung Cakrabuana kedatangan tamu istimewa 3000 bibit pohon yang siap jadi pasukan penahan krisis lingkungan. Aksi tanam massal ini dibungkus dalam Gerakan Kolaborasi Leuweung Hejo Kabupaten Garut, berlokasi di Batu Layang, Desa Sukamanah, Kecamatan Malangbong, Minggu (30/11/2025). Kegiatan dua hari ini diikuti 32 pecinta alam yang komitmennya lebih kuat dari sinyal internet di gunung.
Gerakan ini bukan sekadar “tanam buat konten”, tapi misi serius memulihkan kanopi hutan, menjaga keanekaragaman hayati, dan ngasih kontribusi nyata buat bumi yang udah kebanyakan drama.
Ketua FKPDAS Garut, Uun Frinawaty, yang juga pimpinan Sekolah Gunung Jagawana Talaga, ikut turun ke lokasi. Bukan gaya-gayaan, tapi memang karena urusan lingkungan itu mesti dikerjakan, bukan cuma didiskusikan di seminar ber-AC.
Sebelum nyemplung ke tanah, para peserta digembleng dulu oleh Abah Nunuh Sutisna, alias Manusia Pohon, tokoh komunitas Saung Monteng. Bukan kaleng-kaleng beliau ngajarin cara kenalan sama karakter pohon mana yang bisa simpan air, mana yang berpotensi jadi mebel, mana yang ngehasilin duit harian kayak pohon aren, sampai pohon obat. Intinya, kalau manusia banyak drama, pohon mah banyak manfaat.
Abah Nunuh juga ngegas 3 tipe manusia dalam urusan lingkungan:
- Yang rusakin alam.
- Yang benerin.
- Yang cuma nonton sambil nyinyir di medsos.
Pesannya jelas kalau kamu tipe 3, naik level lah. Bumi butuh tangan, bukan komentar.
Baca Juga :
Perempuan Garut Ini Buktikan Inovasi Tidak Menunggu Modal, Hanya Butuh Keberanian
Beliau juga ngingetin tanam aja nggak cukup, perawatan itu wajib. Jangan jadi aktivis musiman: tanam pas difoto, lupa pas pulang.

“Jangan tunggu mampu dulu untuk memberi, tidak usah sempat dulu untuk berbuat baik”










