Pemda Purwakarta lewat Disporaparbud ikut support dari segi piala dan venue. Diskominfo, Komite Ekraf, LT PRO, para MUA, Nugra, JHS, Lumbung Pawon, Madani WO, sampai vendor tenda juga ikutan nyumbang energi. Kolaborasinya rapi lebih rapi daripada rias pengantin sebelum akad.
Dengan antusiasme sebanyak itu, HARPI Purwakarta menunjukkan satu pesan penting jadi cantik itu bukan dosa, tapi tidak berkembang itu masalah. Budaya dijaga, ilmu dirayakan, rias pengantin jadi penuh nilai, bukan cuma penuh highlighter.
Purwakarta resmi glow up.*****

“Jangan tunggu mampu dulu untuk memberi, tidak usah sempat dulu untuk berbuat baik”










