Airlangga optimistis, keberhasilan dua daerah ini bisa jadi template nasional. KEK diharapkan tumbuh bukan hanya di kawasan metropolitan, tapi juga di daerah yang selama ini kebagian janji, bukan realisasi.
Namun di balik narasi manis, pesan tersiratnya cukup tajam KEK hanya bekerja jika dikelola serius. Infrastruktur harus siap, regulasi jangan zig-zag, tenaga kerja lokal jangan cuma jadi penonton, dan UMKM harus diajak main bukan sekadar jadi latar foto peresmian.
Pemerintah pusat berjanji akan terus mengoordinasikan kebijakan lintas kementerian dan daerah agar KEK benar-benar berfungsi sebagai mesin pertumbuhan, bukan monumen ambisi ekonomi.
Batang dan Kendal sudah menekan pedal gas. Daerah lain kini punya pilihan: ikut tancap, atau tetap parkir sambil menyalahkan jalan.*****

“Jangan tunggu mampu dulu untuk memberi, tidak usah sempat dulu untuk berbuat baik”









