“Ada sekitar 60 produk yang dikurasi hari ini. Bahkan sebagian sudah masuk minimarket dan supermarket dengan kuantitas puluhan ribu,” ungkap Ridwan.
Ia menargetkan ke depan semakin banyak produk Garut yang tak hanya eksis di etalase lokal, tapi rutin nongkrong di rak nasional.
Singkatnya, UMKM Garut kini tak lagi sekadar jago rasa. Tinggal satu ujian terakhir konsisten produksi, kuat mental, dan siap hidup berdampingan dengan barcode.*****

“Jangan tunggu mampu dulu untuk memberi, tidak usah sempat dulu untuk berbuat baik”












