Pengalihan perkara ke Kejagung menjadi ujian serius. Transparansi, ketegasan, dan keberanian menindak “orang dalam” adalah taruhannya. Publik tidak membutuhkan drama antar lembaga, apalagi kompetisi terselubung. Yang dibutuhkan adalah putusan tegas, alur perkara yang terang, dan hukuman yang setimpal jika terbukti bersalah.
Uang Rp900 juta yang diamankan mungkin hanya angka di berita. Namun di baliknya ada pesan lebih besar: korupsi belum benar-benar kapok, bahkan di tubuh institusi penegak hukum sendiri. Maka, sinergi yang dijanjikan tak boleh berhenti di konferensi pers.
Kasus ini harus dibawa sampai garis akhir, tanpa rem mendadak, tanpa belok ke jalur gelap. Jika tidak, publik akan mencatat satu hal pahit OTT boleh senyap, tapi keadilan justru makin sayup.*****

“Jangan tunggu mampu dulu untuk memberi, tidak usah sempat dulu untuk berbuat baik”












