ArtikelHukumNasionalNewsOpini

KPK Main Hattrick: Oknum Jaksa Terjaring OTT, Korupsi Belum Turun Liga

bhegins
×

KPK Main Hattrick: Oknum Jaksa Terjaring OTT, Korupsi Belum Turun Liga

Sebarkan artikel ini
Gemini Generated Image gqgnibgqgnibgqgn
Gambar Ilustrasi Ai

EDITORIAL LOCUSONLINE |

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tampaknya sedang berada dalam performa puncak. Dalam satu hari, lembaga antirasuah itu mencatatkan tiga Operasi Tangkap Tangan (OTT) di tiga wilayah berbeda Banten, Kabupaten Bekasi, dan Kalimantan Selatan. Sebuah hattrick yang mengundang decak kagum sekaligus pertanyaan lama mengapa yang ditangkap selalu banyak, tapi yang jera masih langka?

tempat.co

OTT pertama digelar di Banten pada Rabu (17/12) sore. Sembilan orang diamankan, komposisinya nyaris lengkap seperti paket kombo penegakan hukum dua penasihat hukum, enam pihak swasta, dan satu aparat penegak hukum. Ya, seorang oknum jaksa ikut terciduk. Penegakan hukum, sekali lagi, harus ditegakkan dari dalam.

Belum selesai publik mencerna kabar dari Banten, KPK lanjut menyapa Kabupaten Bekasi. Sepuluh orang diamankan, termasuk Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang. Ruang kerja bupati disegel, menandai babak baru drama antikorupsi yang hampir selalu dimulai dengan kalimat sama masih dalam pemeriksaan lebih lanjut.

KPK belum membeberkan detail perkara, namun publik sudah terlatih membaca pola. Ketika kepala daerah ditangkap, biasanya bukan soal administrasi sepele, melainkan relasi klasik antara kekuasaan, proyek, dan uang yang berpindah tangan terlalu cepat.

Baca Juga : OTT Ketuk Pintu, Sprindik Sudah di Ruang Tamu Saat Jaksa Dijemput Dua Lembaga Sekaligus

Hattrick pun lengkap saat KPK melakukan OTT ketiga di Kalimantan Selatan. Enam orang diamankan dan diperiksa di Polres Hulu Sungai Utara. Aparat berjaga ketat, Brimob turun tangan, sementara pihak kepolisian daerah memilih posisi aman: mendampingi tanpa tahu-menahu isi perkara. Transparan, tapi seperlunya.

Tinggalkan Balasan

banner-amdk-tirta-intan_3_1
previous arrow
next arrow