ArtikelDaerahEkonomiGarutNews

Dari Kabut Pagi ke Pasar Dunia: Kopi Garut Bangun Petani, Bukan Sekadar Bangunin Orang Ngopi

bhegins
×

Dari Kabut Pagi ke Pasar Dunia: Kopi Garut Bangun Petani, Bukan Sekadar Bangunin Orang Ngopi

Sebarkan artikel ini
Gemini Generated Image 9l9dnz9l9dnz9l9d
Foto Ilustrasi Ai

LOCUSONLINE, GARUT – Di perbukitan Garut, pagi masih dimulai dengan ritual klasik dimana embun menggantung, angin gunung berbisik, dan petani kopi menapaki kebun. Bedanya, kini langkah mereka tak lagi sekadar mengejar panen sambil berharap nasib. Kopi Garut pelan-pelan berubah status bukan cuma tanaman, tapi mesin penggerak hidup yang lebih layak.

Perubahan itu tercatat rapi di dapur ekonomi keluarga petani binaan Program Desa Sejahtera Astra Cikajang. Jika dulu pendapatan rata-rata berkisar Rp1,3 juta per bulan, kini melonjak menjadi sekitar Rp3,7 juta. Bahkan, sebagian keluarga sudah menembus angka di atas Rp4,5 juta per bulan. Kopi tak lagi hanya mengharumkan cangkir, tapi juga menyehatkan dompet.

tempat.co

Tak berhenti di soal penghasilan, para petani kini memiliki koperasi mandiri. Lembaga ini bukan sekadar papan nama, melainkan penopang usaha bersama yang memperkuat posisi tawar petani sekaligus menjaga kesinambungan ekosistem pertanian rakyat.

Hasilnya, kopi arabika Garut lulusan pendampingan Desa Sejahtera Astra Cikajang tak lagi minder di rak global. Produk ini telah menyeberang ke Eropa, Dubai, Mesir, Singapura, dan terbaru menyapa pasar Thailand. Dari lereng Garut, biji kopi kini rutin bepergian lintas negara.

Baca Juga : Tabir Misteri Klasik Ekonomi Nasional: BI Dikasih Embrio, Ekonomi Ogah Lahir

Presiden Direktur Astra, Djony Bunarto Tjondro, menegaskan penguatan desa tidak lahir dari slogan kosong.

“Astra meyakini kemandirian desa tumbuh ketika masyarakat memiliki kapasitas, akses, dan peluang untuk berkembang. Penguatan ekosistem kopi Garut adalah bagian dari komitmen kami membangun kesejahteraan berbasis potensi lokal yang berkelanjutan,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

banner-amdk-tirta-intan_3_1
previous arrow
next arrow