NewsPemerintah

Soal SOP Asesmen Seleksi Calon Kepala Dinas dan Dugaan Cawe-Cawe Elit Politik, Kepala BKD Garut “Bungkam Seribu Bahasa”

redaksilocus
×

Soal SOP Asesmen Seleksi Calon Kepala Dinas dan Dugaan Cawe-Cawe Elit Politik, Kepala BKD Garut “Bungkam Seribu Bahasa”

Sebarkan artikel ini
Asep Muhidin, S.H, M.H
Asep Muhidin, S.H, M.H

“Calon peserta JPT Pratama harus memiliki kualifikasi pendidikan paling rendah sarjana atau diploma IV, memiliki kompetensi teknis, kompetensi manajerial, dan kompetensi sosial kultural sesuai standar kompetensi jabatan yang ditetapkan, memiliki pengalaman Jabatan dalam bidang tugas yang terkait dengan Jabatan yang akan diduduki secara kumulatif paling kurang selama 5 tahun, sedang atau pernah menduduki Jabatan administrator atau JF jenjang ahli madya paling singkat 2 tahun, memiliki rekam jejak Jabatan, integritas dan moralitas yang baik dan usia paling tinggi 56 tahun dan sehat jasmani dan rohani,” ungkapnya.

Sementara itu, isu yang berkembang menyebutkan, Pansel Calon Kepala Dinas di Pemkab Garut sudah melaksanakan Asesmen, namun menyisakan banyak pertanyaan. Bahkan, sejumlah pihak menyebutkan adanya dugaan cawe-cawe elite politik.

tempat.co

“Sebenarnya kalaupun ada cawe-cawe politik, tapi ASN yang terpilih sebagai kepala dinas itu kompeten ya tidak apa-apa. Namun media harus ikut memantau proses seleksi calon kepala dinas di Garut karena ada sejumlah kejanggalan, salah satunya tentang SOP Asesmen calon kepala dinas,” ungkap salah satu sumber yang meminta identitasnya tidak dibuka ke publik.

Untuk itu sumber meminta Pansel untuk membuka nama-nama peserta yang mengikuti bursa calon kepala dinas yang disertai dengan nilai yang diperoleh oleh masing-masing peserta.

“Yang paling penting jejak rekamnya selama menjabat. Moralitasnya jangan tercela. Percuma pintar, kalau rekam jejaknya malah bisa menambah nilai buruk bagi Pemkab Garut kedepan. Pansel harus terbuka dengan membuka nilai semua peserta ke publik,” katanya. (asep ahmad)

Tinggalkan Balasan

banner-amdk-tirta-intan_3_1
previous arrow
next arrow