Internasional

Menuju Bulan Lagi Setelah 50 Tahun, Artemis II Buka Tiket untuk Semua Orang

rakyatdemokrasi
×

Menuju Bulan Lagi Setelah 50 Tahun, Artemis II Buka Tiket untuk Semua Orang

Sebarkan artikel ini
Menuju Bulan Lagi Setelah 50 Tahun, Artemis II Buka Tiket untuk Semua Orang locusonline featured image Feb

[Locusonline.co] Pada awal tahun 2026, sebuah momen bersejarah akan tercipta di landasan peluncuran Kennedy Space Center, Florida. Empat astronot akan memulai perjalanan selama sekitar 10 hari yang akan membawa mereka mengelilingi Bulan, menjadi manusia pertama yang mencapai jarak seperti itu sejak era Apollo 17 lebih dari lima dekade lalu. Pesawat ruang angkasa Orion akan meluncur ke angkasa di atas roket Space Launch System (SLS). Namun, yang luar biasa adalah, di dalam kokpit yang sama, terbaring sebuah kartu memori kecil yang berisi nama-nama puluhan ribu—mungkin jutaan—orang biasa dari seluruh penjuru dunia. Misi bersejarah Artemis II bukan hanya milik NASA dan para astronotnya; misi ini adalah milik seluruh umat manusia, dan kini, siapa pun dapat mengklaim tiket untuk ikut serta di dalamnya.

Satu Kartu Memori untuk Seluruh Dunia: Send Your Name dengan Artemis II

Menanggapi antusiasme global, NASA meluncurkan kampanye “Send Your Name with Artemis II”, sebuah inisiatif terbuka bagi siapa saja di seluruh dunia untuk mengirimkan namanya dalam misi tersebut. Mekanismenya sederhana namun penuh makna. NASA mengumpulkan nama-nama yang terdaftar dan menempatkannya ke dalam sebuah kartu memori SD (SD card), yang kemudian akan dimuat ke dalam pesawat ruang angkasa Orion sebelum peluncuran. Kartu mungil ini akan menempuh perjalanan ratusan ribu mil, mengelilingi Bulan, dan kembali ke Bumi, menjadi simbol fisik dari partisipasi publik dalam lompatan besar eksplorasi antariksa ini.

tempat.co

Menyusul pendaftaran yang berhasil, setiap peserta akan mendapatkan boarding pass digital yang dapat diunduh sebagai bukti dan kenang-kenangan resmi keikutsertaan mereka. Langkah ini bukan sekadar gimmick semata. Lori Glaze, penjabat administrator asosiasi di Direktorat Misi Pengembangan Sistem Eksplorasi NASA, menegaskan bahwa program ini adalah bagian dari upaya untuk menginspirasi orang-orang di seluruh dunia dan memberi mereka kesempatan untuk terlibat dalam eksplorasi manusia yang mendalam ke luar angkasa.

Wajah-wajah di Balik Kontrol: Kru Artemis II

Kesuksesan misi ini bergantung pada empat individu pilihan yang akan menjalankannya. Mereka adalah gabungan dari pengalaman dan perintisan baru:

  • Reid Wiseman (Komandan): Seorang veteran angkatan laut dan insinyur dengan pengalaman misi di Stasiun Luar Angkasa Internasional.
  • Victor Glover (Pilot): Pilot uji coba angkatan laut yang sebelumnya menjalani misi jangka panjang di ISS.
  • Christina Koch (Spesialis Misi): Memegang rekor penerbangan antariksa tunggal terlama untuk seorang wanita dan ahli dalam sains dan teknologi.
  • Jeremy Hansen (Spesialis Misi): Seorang kolonel Angkatan Udara Kanada dari Badan Antariksa Kanada (CSA), yang mewakili kemitraan internasional dalam program Artemis.

Keempatnya tidak hanya akan menguji sistem pesawat ruang angkasa Orion dan roket SLS untuk pertama kalinya dengan awak di dalamnya, tetapi juga menjadi duta bagi seluruh umat manusia dalam perjalanan kembali ke Bulan.

Tantangan Teknis dan Prioritas Keselamatan yang Tak Terkalahkan

Namun, jalan menuju peluncuran tidak selalu mulus. Awal Februari 2026, NASA mengambil keputusan sulit untuk menunda peluncuran Artemis II yang semula direncanakan pada awal bulan menjadi paling cepat Maret 2026. Penundaan ini diambil setelah tim menemukan kebocoran hidrogen cair yang signifikan selama uji Wet Dress Rehearsal—simulasi peluncuran lengkap termasuk pengisian bahan bakar—di Kennedy Space Center.

Insiden ini mengingatkan pada tantangan serupa yang pernah menghadang misi Artemis I pada 2022. Meski mengecewakan, penundaan ini mencerminkan prinsip inti NASA: keselamatan kru adalah yang utama. Keputusan ini diambil untuk mengidentifikasi dan memperbaiki masalah di darat sebelum benar-benar terbang. Administrator NASA, Jared Isaacman, menegaskan bahwa uji coba seperti ini dirancang untuk menemukan masalah demi memastikan hari peluncuran dengan probabilitas keberhasilan tertinggi.

Perjalanan dan Misi Ilmiah di Luar Orbit

Setelah semua persiapan tuntas dan roket SLS meluncurkan Orion, perjalanan epik akan dimulai. Rencana penerbangan Artemis II dirancang untuk menguji setiap aspek secara bertahap:

  1. Dua Hari Pertama: Kru akan melakukan pemeriksaan sistem awal dan menguji penanganan pesawat di dekat Bumi.
  2. Menuju Bulan: Modul servis Orion akan melakukan pembakaran untuk lepas dari orbit Bumi dan menuju Bulan dalam perjalanan selama empat hari.
  3. Terbang Lintas di Balik Bulan: Misi ini akan membawa kru dalam lintasan berbentuk “angka 8” hingga lebih dari 230.000 mil dari Bumi, mencapai titik terjauh sekitar 4.600 mil di sisi jauh Bulan. Di sinilah mereka akan memecahkan rekor jarak terjauh yang pernah ditempuh manusia dari planet kita.
  4. Pulang ke Bumi: Orion kemudian akan memanfaatkan gravitasi Bulan untuk melontarkan dirinya kembali ke Bumi, memasuki atmosfer dengan kecepatan tinggi, dan akhirnya mendarat dengan aman di Samudra Pasifik, di lepas pantai San Diego.

Selain uji sistem pesawat, Artemis II juga membawa sejumlah muatan sains untuk mempelajari radiasi antariksa, kesehatan manusia, dan komunikasi di lingkungan antariksa dalam, yang semuanya penting untuk misi bulan dan Mars di masa depan.

Cara Mendapatkan Tiket Anda Sendiri ke Bulan

Bergabung dengan misi ini sangatlah mudah dan terbuka untuk semua orang di seluruh dunia. Meskipun ada artikel yang menyebutkan batas waktu pendaftaran 21 Januari 2026, situs resmi NASA untuk program “Send Your Name with Artemis II” masih aktif dan terbuka untuk pendaftaran. Untuk mengklaim tiket Anda, ikuti langkah-langkah sederhana berikut:

  1. Kunjungi Situs Resmi: Buka halaman khusus NASA untuk program ini.
  2. Isi Formulir: Masukkan nama depan, nama belakang (opsional), dan kode pos (opsional) Anda. Nama yang Anda berikan akan muncul di boarding pass Anda.
  3. Klaim & Unduh: Kirim formulir, dan Anda akan langsung mendapatkan boarding pass digital yang dapat diunduh.

Artemis II: Lebih Dari Sekadar Sebuah Misi

Program Artemis II bukan sekadar misi uji coba; ia adalah fondasi dari visi yang jauh lebih besar. NASA kembali ke Bulan untuk penemuan sains, manfaat ekonomi, dan—yang tak kalah pentingnya—menginspirasi generasi baru penjelajah yang disebut “Generasi Artemis”. Misi ini adalah batu loncatan penting untuk membangun kehadiran manusia yang berkelanjutan di Bulan, yang pada akhirnya akan mempersiapkan misi berawak pertama ke Mars.

Dengan mendaftarkan nama Anda, Anda bukan hanya mendapatkan kenang-kenangan digital. Anda menjadi bagian dari narasi global ini, sebuah titik data dalam sejarah yang membuktikan bahwa langit bukanlah batas, melainkan sebuah permulaan. Saat Orion meluncur pada tahun 2026, ia membawa serta tidak hanya harapan dan keberanian empat astronot, tetapi juga nama dan impian dari kita semua yang percaya bahwa masa depan manusia terletak di antara bintang-bintang. Ambil tiket Anda, dan tandai kalender: sejarah sedang menanti. (**)

Tinggalkan Balasan

banner-amdk-tirta-intan_3_1
previous arrow
next arrow