Garut

Abdusy Syakur Amin Tekankan Disiplin dan Produktivitas ASN Selama Ramadan di Kabupaten Garut

suradigrt
×

Abdusy Syakur Amin Tekankan Disiplin dan Produktivitas ASN Selama Ramadan di Kabupaten Garut

Sebarkan artikel ini
Abdusy Syakur Amin Tekankan Disiplin dan Produktivitas ASN Selama Ramadan di Kabupaten Garut locusonline featured image Feb
ucapan selamat Hari Jadi Garut ke 213

[Locusonline.co] GARUT – Suasana khusyuk menyelimuti Masjid Agung Garut pada Rabu malam (18/2/2026) saat umat Muslim di Kabupaten Garut melaksanakan salat tarawih pertama bulan Ramadan 1447 Hijriah. Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, hadir di tengah jemaah dan memanfaatkan momen spiritual ini untuk menyampaikan pesan penting tentang peningkatan disiplin dan etos kerja, baik bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun seluruh masyarakat Garut.

Salat tarawih pertama di Masjid Agung Garut dipimpin langsung oleh Ketua DKM Masjid Agung Garut, K.H Muhammad Sufina, menciptakan atmosfer kebersamaan yang menjadi awal yang baik untuk memasuki bulan penuh berkah.

tempat.co

Permohonan Maaf dan Ajakan Introspeksi

Di hadapan ribuan jemaah yang memadati masjid kebanggaan warga Garut, Bupati Syakur menyampaikan permohonan maaf secara terbuka. Ia mengajak seluruh jemaah untuk menjadikan Ramadan sebagai momentum introspeksi dan peningkatan kualitas ibadah.

“Dina kasempetan ieu, salaku pribados sareng rengrengan Pemerintah Kabupaten Garut nyungkeun neda dihapunten dina sagala kakirangan salami ieu dina ngalayanan masyarakat,” ujar Syakur.

Dalam kesempatan ini, saya pribadi beserta jajaran Pemerintah Kabupaten Garut menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan yang dialami dalam melayani masyarakat selama ini.

Ia menekankan pentingnya memanfaatkan waktu yang diberikan Allah SWT dengan memperbanyak tadarus Al-Qur’an dan ibadah-ibadah khusus lainnya di bulan suci.

Jam Kerja Dimajukan: Subuh ke Kantor, Bukan Tidur Lagi

Salah satu poin krusial yang ditegaskan Bupati adalah mengenai produktivitas Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Garut. Ia menjelaskan bahwa jam kerja telah disesuaikan menjadi pukul 06.30 WIB.

Penyesuaian ini dirancang agar setelah menunaikan salat subuh dan tadarus, para pegawai dapat langsung berangkat ke kantor tanpa kembali tidur atau melakukan aktivitas yang kurang produktif.

“Janten ulah jadi alesan pami sasih saum produktivitas etos kerja janten ngirangan,” tegasnya.

Pesan tegas ini sekaligus menjadi pengingat bahwa ibadah puasa tidak boleh menjadi alasan menurunnya semangat melayani masyarakat. Justru, Ramadan harus menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas dan kecepatan pelayanan publik.

Tiga Kebersihan yang Harus Dijaga

Tak hanya soal kedisiplinan kerja, Bupati Garut juga menitipkan pesan mengenai ketertiban dan kenyamanan lingkungan kepada masyarakat. Ia menggarisbawahi tiga aspek kebersihan yang harus dijaga selama Ramadan:

Aspek KebersihanMakna dan Implementasi
Kebersihan FisikMenjaga kesehatan tubuh agar ibadah lancar dan produktivitas terjaga
Kebersihan HatiMembersihkan diri dari sifat iri, dengki, dan prasangka buruk
Kebersihan LingkunganMenjaga kebersihan tempat tinggal dan ruang publik sebagai wujud iman

Ketiga aspek ini menjadi fondasi untuk menciptakan Ramadan yang tidak hanya meningkatkan kesalehan individual, tetapi juga kesalehan sosial.

Ramadan: Momentum Meningkatkan Disiplin dan Kesalehan Sosial

Menutup arahannya, Bupati berharap Ramadan tahun ini mampu meningkatkan disiplin serta kesalehan sosial masyarakat Garut. Dengan semangat kebersamaan, suasana religius ini diharapkan membawa dampak positif bagi pembangunan daerah secara keseluruhan.

Beberapa pesan kunci yang disampaikan Bupati:

Ramadan bukan alasan menurunkan produktivitas – Justru harus menjadi momentum meningkatkan kinerja
Disiplin waktu kerja – Jam kerja 06.30 WIB harus dipatuhi sebagai bentuk tanggung jawab
Tiga kebersihan – Fisik, hati, dan lingkungan harus dijaga bersama
Pelayanan publik tetap prima – Masyarakat berhak mendapatkan layanan terbaik, apapun bulannya

Suasana Khidmat di Masjid Agung Garut

Shalat tarawaih pertama bupati garut
Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, melaksanakan salat tarawih pertama bulan Ramadan 1447 Hijriah di Masjid Agung Garut, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, pada Rabu malam (18/02/2026).
‎(Foto: Muhamad Azi Zulhakim/ Diskominfo Kab. Garut)

Salat tarawih pertama berlangsung dengan penuh kekhusyukan. Ribuan jemaah memadati Masjid Agung Garut, memenuhi setiap sudut masjid hingga halaman. Kehadiran Bupati di tengah jemaah menjadi simbol kedekatan pemimpin dengan rakyatnya, sekaligus komitmen untuk terus hadir memberikan arahan dan motivasi.

K.H Muhammad Sufina, Ketua DKM Masjid Agung Garut yang bertindak sebagai imam, memimpin salat dengan bacaan yang merdu dan penuh penghayatan, menambah suasana spiritual yang mendalam di malam pertama Ramadan.

Ramadan di Garut: Antara Ibadah dan Semangat Membangun

Garut memasuki Ramadan 1447 H dengan semangat baru. Pemerintah Kabupaten tidak hanya fokus pada aspek spiritual, tetapi juga memastikan bahwa ibadah puasa berjalan beriringan dengan produktivitas dan pelayanan publik yang optimal.

Dengan arahan tegas dari Bupati, para ASN di lingkungan Pemkab Garut diharapkan menjadi teladan dalam kedisiplinan dan etos kerja. Sementara masyarakat diajak untuk bersama-sama menjaga kebersihan dan ketertiban, menciptakan lingkungan yang nyaman untuk beribadah.

Selamat menunaikan ibadah puasa Ramadan 1447 H. Mari jadikan bulan suci ini sebagai momentum kebangkitan spiritual sekaligus penguatan komitmen melayani dan membangun Garut.


#Ramadan1447H #BupatiGarut #MasjidAgungGarut #DisiplinASN #EtosKerja #TigaKebersihan #GarutBangkit #RamadanProduktif

Tinggalkan Balasan

banner-amdk-tirta-intan_3_1
previous arrow
next arrow