BandungEkonomi

Farhan Sebut Event Olahraga dan Festival Jadi Motor Ekonomi Baru di Kota Bandung

rakyatdemokrasi
×

Farhan Sebut Event Olahraga dan Festival Jadi Motor Ekonomi Baru di Kota Bandung

Sebarkan artikel ini
Farhan Sebut Event Olahraga dan Festival Jadi Motor Ekonomi Baru di Kota Bandung locusonline featured image Feb
ucapan selamat Hari Jadi Garut ke 213

[Locusonline.co] BANDUNG – Kota Bandung semakin memantapkan diri sebagai kota event. Di tengah perubahan pola wisata dan mobilitas masyarakat, sektor penyelenggaraan event—mulai dari festival budaya, pertunjukan seni, hingga kejuaraan olahraga—telah menjadi mesin penggerak utama perputaran ekonomi daerah.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menegaskan bahwa potensi ekonomi Kota Bandung saat ini masih bertumpu pada wisata dan event yang mampu mendatangkan pergerakan massa dalam jumlah besar.

tempat.co

“Sekarang tugas kami membangun ekosistem wisata yang luas sehingga potensi ekonominya tinggi. Festival-festival, pertunjukan, lomba-lomba olahraga itu masih jadi andalan,” ujar Farhan di Balai Kota Bandung, Kamis (19/2/2026).

Sport Tourism: Ketika Olahraga Menggerakkan Ekonomi

Sport tourism atau wisata olahraga menjadi salah satu sektor yang paling menonjol. Bandung hampir dipastikan menjadi tuan rumah Pekan Paralimpik Daerah serta pendukung Pekan Olahraga Provinsi (Porprov). Event-event ini tidak hanya menghadirkan atlet dan ofisial, tetapi juga keluarga, pendukung, dan penonton yang datang dari berbagai daerah.

Geliat pertandingan klub olahraga profesional turut memberikan dampak ekonomi signifikan. Farhan menyebut antusiasme pertandingan Persib Bandung di Liga 1 dan Satria Muda Pertamina Bandung di kompetisi basket menjadi contoh nyata bagaimana event olahraga mampu menggerakkan sektor kuliner, transportasi, hingga perhotelan.

Setiap kali pertandingan digelar, ribuan suporter berbondong-bondong datang ke stadion atau arena. Mereka makan di restoran, menggunakan transportasi umum atau daring, dan tak sedikit yang menginap di hotel. Perputaran uang terjadi secara masif dan cepat.

“Ekonomi itu berputar dari event-event. Itu yang kita jaga,” tegas Farhan.

Festival dan Kejuaraan Nasional: Peluang yang Terus Dibuka

Tak hanya olahraga, festival budaya dan musik juga menjadi daya tarik utama. Bandung yang dikenal sebagai kota kreatif memiliki segudang event tahunan yang selalu dinanti, mulai dari festival musik independen, pameran seni rupa, hingga pasar kuliner malam.

Farhan juga membuka peluang seluas-luasnya untuk menghadirkan lebih banyak kejuaraan nasional di Bandung, termasuk cabang olahraga seperti voli dan bulu tangkis, yang memiliki basis penggemar besar di Indonesia. Dengan fasilitas olahraga yang terus ditingkatkan, Bandung siap menjadi tuan rumah berbagai event bergengsi.

Hotel dan Restoran Tetap Tumbuh Meski Tren Wisata Berubah

Menariknya, meskipun tingkat hunian hotel tidak setinggi masa lalu karena tren kunjungan pulang-pergi (same-day visit) yang semakin meningkat, kontribusi pajak dari sektor hotel dan restoran justru tetap menunjukkan peningkatan.

Hal ini menunjukkan bahwa meskipun wisatawan tidak selalu menginap, mereka tetap membelanjakan uangnya untuk kuliner, transportasi, dan belanja di Bandung. Ekonomi tetap berputar, dan kas daerah tetap terisi.

Ekosistem Event adalah Masa Depan Ekonomi Bandung

Farhan optimistis, jika ekosistem event diperkuat dan diperluas, perputaran ekonomi akan semakin merata dan berdampak langsung pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta kesejahteraan warga.

“Tugas kami adalah memastikan ekosistem ini terus hidup dan berkembang. Event demi event harus terus digelar, karena di sanalah uang berputar dan masyarakat mendapat berkahnya,” pungkasnya.

Dengan strategi yang tepat, Bandung tidak hanya akan dikenal sebagai kota tujuan wisata belanja, tetapi juga sebagai episentrum event kreatif dan olahraga di Indonesia. (**)

Tinggalkan Balasan

banner-amdk-tirta-intan_3_1
previous arrow
next arrow