ArtikelDaerahGarutLifestyleNewsTeknologi

Bupati Garut ke Jakarta: Dari Kota Dodol ke Kota Data?

bhegins
×

Bupati Garut ke Jakarta: Dari Kota Dodol ke Kota Data?

Sebarkan artikel ini
Gemini Generated Image tx6k0xtx6k0xtx6k
Gambar Ilustrasi AI
ucapan selamat Hari Jadi Garut ke 213

Langkah ini juga bertolak dari capaian Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) 2025 yang dirilis BRIN. Kabupaten Garut memperoleh nilai 3,85 dan menerima sertifikat IDSD. Angka tersebut menjadi alarm sekaligus peluang, meski tidak buruk tapi juga belum bisa bikin jumawa.

Baca Juga : 42 Kursi, Satu Tanda Tangan: Merit System Diduga Cuma Jadi Hiasan Dinding Kantor Bupati Garut

tempat.co

BRIN mendorong agar data IDSD tidak berhenti sebagai piagam penghias dinding. Deputi Riset dan Inovasi Daerah berharap indeks tersebut dimanfaatkan melalui kolaborasi lintas sektor antara BRIN dan Pemkab Garut.

Sementara itu, Deputi Bidang Fasilitasi Riset dan Inovasi menegaskan kesiapan BRIN mendukung hilirisasi dan komersialisasi hasil riset lokal. Termasuk di dalamnya pembinaan startup untuk mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis inovasi. Artinya, riset tak boleh berakhir di rak perpustakaan harus turun ke pasar.

Melalui sinergi ini, Pemkab Garut membidik transformasi digital, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta penguatan ekonomi kreatif dan kewirausahaan. Ambisinya jelas yaitu membangun daerah yang kompetitif dengan fondasi riset.

Tantangannya? Konsistensi. Kolaborasi riset sering terdengar keren di ruang rapat, tapi uji sesungguhnya ada di implementasi. Jika sinergi ini berjalan efektif, Garut bisa melompat lebih jauh. Jika tidak, kunjungan ke Jakarta hanya akan tercatat sebagai agenda resmi tanpa gema.

Kini bola ada di lapangan eksekusi. Karena di era data, pembangunan tanpa riset itu seperti jalan tanpa peta, berani sih, tapi rawan nyasar.*****

Tinggalkan Balasan

banner-amdk-tirta-intan_3_1
previous arrow
next arrow