Langkah pengendalian juga diperkuat melalui operasi pasar murah, pembentukan Satuan Tugas Sapu Bersih Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan yang berkantor di Dinas Ketahanan Pangan, serta pelaksanaan inspeksi mendadak ke pasar-pasar.
Pemkab Garut mengimbau masyarakat tidak melakukan pembelian berlebihan. Konsumsi wajar dinilai penting agar distribusi tetap merata dan tidak memicu kepanikan pasar. Warga yang menemukan harga melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET) secara signifikan diminta melapor ke Sekretariat Satgas Pangan di Dinas Ketahanan Pangan.
Dengan pengawasan distribusi, stok yang terdata, serta satgas yang disiagakan, pemerintah daerah berupaya memastikan Ramadan dan Lebaran berjalan tanpa lonjakan harga yang tak terkendali. Targetnya sederhana yaitu dapur tetap mengepul, harga tetap rasional, dan pasar tidak berubah menjadi arena spekulasi.*****

“Jangan tunggu mampu dulu untuk memberi, tidak usah sempat dulu untuk berbuat baik”










