Dony menambahkan, penghargaan tersebut bukan tujuan akhir, melainkan konsekuensi dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ia memastikan pemerintah daerah akan terus memperkuat inovasi, mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif, dan menjaga keberlanjutan pembangunan.
Keunggulan Sumedang dalam IDSD didorong sejumlah program strategis, antara lain inovasi pelayanan publik, digitalisasi sistem pemerintahan, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, serta kolaborasi dalam pengembangan ekonomi daerah.
Sebagai informasi, Indeks Daya Saing Daerah merupakan instrumen pengukuran komprehensif yang menilai produktivitas dan kemajuan wilayah melalui berbagai pilar, termasuk kualitas sumber daya manusia, ekosistem pasar, inovasi, teknologi, kelembagaan, dan lingkungan pendukung pembangunan.
Bagi daerah lain di Jawa Barat, termasuk Kabupaten Garut, capaian Sumedang menjadi pembanding yang sulit diabaikan. Di tengah upaya Garut mendorong pertumbuhan ekonomi dan stabilitas sosial, hasil IDSD ini dapat menjadi refleksi dari kompetisi antar wilayah bukan lagi soal siapa paling ramai, tetapi siapa paling siap.*****

“Jangan tunggu mampu dulu untuk memberi, tidak usah sempat dulu untuk berbuat baik”










