Baca Juga : THR ASN Resmi “Dibukukan”: Negara Siapkan Amplop Lebaran, Asal Administrasi Tak Nyasar
Untuk memastikan persiapan berjalan lancar, koordinasi lintas instansi juga terus dilakukan. Pihak kepolisian intens berkomunikasi dengan sejumlah lembaga terkait, termasuk Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat serta Kementerian Perhubungan.
Selain kondisi jalan, perhatian juga diberikan pada fasilitas pendukung seperti penerangan jalan umum (PJU). Untuk jalur nasional dan provinsi, sebagian besar lampu penerangan disebut sudah berfungsi dengan baik. Bahkan, pemasangan unit baru telah dilakukan di beberapa titik jalur provinsi.
Namun situasinya belum sepenuhnya mulus di jalan kabupaten. Masih ada sejumlah titik penerangan yang belum terpasang atau tidak berfungsi maksimal.
Karena itu, pihak kepolisian berharap pemerintah daerah melalui dinas terkait segera melakukan perbaikan atau penambahan fasilitas PJU agar perjalanan pemudik, terutama pada malam hari, tetap aman.
“Kami berharap kekurangan penerangan jalan di jalur kabupaten bisa segera ditangani agar perjalanan masyarakat lebih aman dan nyaman,” kata Luky.
Sementara itu, fasilitas pelayanan bagi pemudik juga telah disiapkan. Salah satunya di kawasan GTC Limbangan yang akan difungsikan sebagai pos terpadu.
Di lokasi tersebut tersedia berbagai layanan bagi pemudik, mulai dari fasilitas kesehatan, perbaikan kendaraan, pengisian bahan bakar, hingga layanan umum lain yang dapat dimanfaatkan selama perjalanan.
Menariknya, pada musim mudik tahun ini juga disiapkan pos khusus pembagian takjil bagi pemudik yang menjalankan ibadah puasa di perjalanan. Pos tersebut direncanakan berada di kawasan Kadungora pada jalur provinsi, tepatnya di area masjid dengan halaman parkir luas.

“Jangan tunggu mampu dulu untuk memberi, tidak usah sempat dulu untuk berbuat baik”












