ArtikelInfrastrukturNasionalNews

Ketika 30 Hektare Diharap Menambal Lubang Jutaan Rumah

bhegins
×

Ketika 30 Hektare Diharap Menambal Lubang Jutaan Rumah

Sebarkan artikel ini
Gemini Generated Image 92ezhw92ezhw92ez
Gambar Ilustrasi AI

Program pembangunan tiga juta rumah setiap tahun disebut sebagai strategi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Teorinya memang menjanjikan: satu rumah yang dibangun bisa menggerakkan lebih dari 180 sektor industri, mulai dari semen hingga sofa ruang tamu. Dalam teori ekonomi, efeknya seperti domino. Dalam praktiknya, domino itu kadang baru jatuh setelah bertahun-tahun.

Baca Juga : Reuni Para Penguasa: Antara Nostalgia Kekuasaan dan Ujian Kebijaksanaan

tempat.co

Selain lahan hibah di Cikarang, pemerintah juga menyiapkan sejumlah lokasi lain untuk pengembangan hunian vertikal. Salah satunya di Depok yang direncanakan memanfaatkan sekitar 45 hektare lahan untuk pembangunan ratusan ribu unit rumah. Targetnya terdengar besar dan tentu saja akan lebih menarik lagi jika kelak benar-benar berdiri.

Menteri PKP Maruarar Sirait menyampaikan apresiasi kepada pendiri Lippo Group Muchtar Riady beserta keluarga yang memberikan hibah lahan tersebut. Ia menilai langkah itu bukan sekadar komitmen bisnis, melainkan wujud kepedulian terhadap masyarakat berpenghasilan rendah.

Menurut Ara sapaan akrabnya pembangunan di atas lahan 30 hektare tersebut akan dilakukan secara bertahap. Jika semua berjalan sesuai rencana, kawasan itu diproyeksikan dapat menampung sekitar 140 ribu unit apartemen bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

CEO Danantara Indonesia Rosan Roeslani menilai kunjungan ke lokasi menjadi langkah awal untuk memastikan pengembangan kawasan hunian dilakukan secara terencana dan berkelanjutan. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, BUMN, dan sektor swasta agar penyediaan hunian yang layak dan terjangkau benar-benar bisa diwujudkan.

Tinggalkan Balasan

banner-amdk-tirta-intan_3_1
previous arrow
next arrow