[Locusonline.co] JAKARTA – PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) atau KAI Commuter memproyeksikan lonjakan jumlah pengguna jasa kereta api pada masa Angkutan Lebaran 2026. Untuk mengantisipasi hal ini, perusahaan menyiagakan 5.000 personel frontliners guna memastikan kelancaran dan kenyamanan perjalanan pulang kampung masyarakat.
Vice President (VP) Corporate Secretary KCI, Karina Amanda, mengungkapkan bahwa total volume penumpang yang diperkirakan akan dilayani mencapai angka yang sangat signifikan.
“Secara volume penumpang, ini kami proyeksikan memang akan ada peningkatan di Angkutan Lebaran tahun 2026. Untuk Commuter Line Jabodetabek ini kami proyeksikan kami akan mengangkut sedikitnya 45 juta penumpang dalam periode Angkutan Lebaran,” kata Karina di Stasiun Juanda, Jakarta Pusat, Rabu, 11 Maret 2026 .
5.000 Personel Disiagakan di Seluruh Lini
Untuk mengelola lonjakan penumpang yang sangat besar ini, KAI Commuter tidak main-main. Mereka telah menyiapkan ribuan personel yang akan ditempatkan di titik-titik strategis.
“Kami menyiagakan untuk di Jabodetabek ini lebih dari 5.000 personel. Personel ini adalah personel frontliners yang terdiri dari Masinis, kemudian petugas pengamanan di stasiun maupun di atas KA, termasuk juga untuk frontliners yang lain seperti petugas loket dan passenger service,” jelasnya .
Personel ini akan bertugas untuk:
- Menjaga ketertiban dan keamanan di stasiun dan dalam perjalanan.
- Memastikan kelancaran arus penumpang, terutama di stasiun-stasiun utama.
- Memberikan pelayanan informasi dan bantuan kepada para pemudik.
Selain penambahan personel, KAI Commuter juga berencana menambah jadwal perjalanan secara signifikan untuk memecah kepadatan massa dan memastikan mobilitas warga berjalan lancar.
Inovasi Baru: Kartu Multi Trip (KMT) Co-Branding dengan BSN
Di tengah persiapan teknis, KAI Commuter juga meluncurkan inovasi terbaru di sektor pembayaran. Pada kesempatan yang sama, dilakukan penandatanganan Nota Kesepahaman dan peluncuran produk Kartu Multi Trip (KMT) baru hasil kolaborasi (co-branding) dengan Bank Syariah Nasional (BSN) .
Direktur Utama PT KCI, Mochamad Purnomosidi, menyatakan bahwa integrasi teknologi dan sistem keuangan digital akan terus dikembangkan untuk mempermudah para pengguna.
“Hari ini kita akan meluncurkan Kartu Multi Trip dengan brand baru kolaborasi co-branding dengan BSN. Kerja sama ini merupakan bentuk nyata dukungan BSN untuk meningkatkan transaksi cashless khususnya di sektor transportasi umum yang ada di Jabodetabek ini,” ujar Purnomosidi .
Manfaat Kolaborasi KMT Bagi Pengguna:
| Aspek | Manfaat |
|---|---|
| Pembayaran | Transaksi menjadi lebih cepat, mudah, dan aman (cashless). |
| Isi Saldo | Dapat dilakukan di aplikasi digital modern seperti Bale Syariah (aplikasi BSN) dan kanal lainnya. |
| Ekosistem | Menciptakan ekosistem pembayaran yang terintegrasi, aman, dan nyaman untuk seluruh lapisan masyarakat. |
| Keberlanjutan | Kolaborasi ini membuka peluang kerja sama perbankan lainnya di masa depan. |
Purnomosidi menambahkan, ke depan akan ada banyak hal yang dapat dikolaborasikan, tidak hanya sebatas kartu, tetapi juga pengembangan sistem pembayaran dan layanan keuangan lainnya.
“Mari kita ciptakan ekosistem pembayaran yang terintegrasi yang aman, nyaman dan dapat dimanfaatkan oleh seluruh lapisan masyarakat,” ucap Purnomosidi .
Rangkuman Kesiapan Angkutan Lebaran KAI Commuter 2026
| Aspek | Kesiapan |
|---|---|
| Proyeksi Penumpang | 45 juta orang (Commuter Line Jabodetabek) |
| Personel Siaga | 5.000 frontliners (Masinis, petugas keamanan, petugas layanan, dll.) |
| Langkah Antisipasi | Penambahan jadwal perjalanan, pengaturan arus di stasiun utama. |
| Inovasi Pembayaran | Peluncuran Kartu Multi Trip (KMT) co-branding BSN, integrasi dengan aplikasi digital untuk isi saldo. |
| Tujuan Utama | Kelancaran, keamanan, dan kenyamanan pemudik. |
Harapan untuk Pemudik
Dengan persiapan yang matang ini, KAI Commuter berharap masyarakat yang memilih kereta api sebagai moda transportasi mudik dapat menikmati perjalanan yang aman, nyaman, dan lancar. Penggunaan KMT terbaru diharapkan juga dapat mempersingkat waktu transaksi dan menghindari antrean panjang di stasiun.
Bagi para pemudik, disarankan untuk selalu memantau informasi jadwal perjalanan terbaru, tiba di stasiun lebih awal, dan memastikan saldo kartu cukup sebelum melakukan perjalanan. (**)













