ArtikelEkonomiInternasionalNewsPolitik

Ketika Rudal Terbang, Harga BBM di 10 Negara Ikut Melayang

bhegins
×

Ketika Rudal Terbang, Harga BBM di 10 Negara Ikut Melayang

Sebarkan artikel ini
Gemini Generated Image 5qnz645qnz645qnz
Gambar Ai

Lonjakan harga energi juga memicu kekhawatiran di negara-negara maju. Para menteri keuangan dari kelompok G7 bahkan menggelar pertemuan darurat untuk membahas stabilitas harga energi global.

Presiden Prancis, Emmanuel Macron, mengusulkan pelepasan 20 hingga 30 persen cadangan minyak strategis guna meredam tekanan harga bagi konsumen.

tempat.co

Lonjakan harga minyak hampir selalu diikuti kenaikan harga pangan. Energi memainkan peran penting dalam seluruh rantai pasok makanan mulai dari produksi pupuk hingga distribusi hasil panen ke pasar.

Ekonom David McWilliams menyebut transportasi sebagai “urat nadi ekonomi global”. Tanpa energi yang stabil, pergerakan barang menjadi mahal dan rantai pasok mudah terganggu.

Para ekonom kini mulai mewaspadai potensi munculnya fenomena stagflasi situasi ketika inflasi tinggi terjadi bersamaan dengan peningkatan pengangguran. Sejarah menunjukkan lonjakan harga minyak kerap menjadi pemicu krisis ekonomi global, seperti yang terjadi pada 1973, 1978, dan 2008.

Bagi negara berpendapatan rendah, situasi ini dapat berdampak lebih berat karena sebagian besar pendapatan rumah tangga digunakan untuk membeli kebutuhan pokok.

Dampak kenaikan harga energi juga merembet ke berbagai sektor industri. Minyak dan gas tidak hanya menjadi bahan bakar kendaraan, tetapi juga bahan baku ribuan produk sehari-hari.

Plastik untuk botol air minum, kemasan makanan, hingga komponen ponsel berasal dari turunan minyak bumi. Industri tekstil menggunakan bahan sintetis seperti polyester dan nylon, sementara industri kosmetik memanfaatkan produk turunan minyak untuk membuat berbagai produk kecantikan.

Tinggalkan Balasan

banner-amdk-tirta-intan_3_1
previous arrow
next arrow