ArtikelHukumNasionalNewsPolitik

Dari Menuduh ke Menarik Rem: Peneliti Akui Salah Soal Ijazah Jokowi

bhegins
×

Dari Menuduh ke Menarik Rem: Peneliti Akui Salah Soal Ijazah Jokowi

Sebarkan artikel ini
Gemini Generated Image lc4vcylc4vcylc4v
Gamabar Ilustrasi AI

LOCUSONLINE, JAKARTA – Drama seputar keaslian ijazah Presiden ke-7 Republik Indonesia tampaknya memasuki babak baru. Setelah sebelumnya memicu perdebatan publik melalui sebuah publikasi penelitian, peneliti independen Rismon Hasiholan Sianipar akhirnya mengakui adanya kekeliruan dalam kesimpulan yang pernah ia sampaikan terkait dokumen akademik milik Joko Widodo.

Pengakuan tersebut disampaikan Rismon usai bertemu langsung dengan Jokowi di kediamannya di kawasan Sumber, Solo pada Kamis (12/3). Dalam pernyataannya, ia menyebut hasil penelitian yang dimuat dalam bukunya, Jokowi’s White Paper, tidak lagi dapat dipertahankan setelah dilakukan kajian lanjutan.

tempat.co

Rismon menjelaskan bahwa sebagai peneliti independen, ia merasa memiliki tanggung jawab akademik untuk mengoreksi temuan yang terbukti tidak akurat. Menurutnya, integritas penelitian menuntut keberanian untuk mengakui kesalahan apabila data atau analisis sebelumnya tidak lagi relevan.

Ia menyebut bahwa metode yang digunakan dalam penelitiannya sebenarnya merujuk pada pendekatan yang lazim dipakai dalam analisis forensik digital. Namun, metode yang tepat tidak selalu menjamin kesimpulan yang benar apabila objek penelitian yang digunakan tidak sepenuhnya valid.

Baca Juga : Dari Mobil Sampai Energi Hijau, Indonesia-Jepang Perkuat “Persahabatan Berbasis Mesin dan Investasi

Dalam penelitian sebelumnya, Rismon menggunakan foto ijazah yang beredar di media sosial, yang diunggah oleh kader Partai Solidaritas Indonesia, Dian Sandi Utama. Ia kemudian menyadari bahwa foto tersebut memiliki distorsi akibat sudut pengambilan gambar serta pencahayaan yang berbeda.

Tinggalkan Balasan

banner-amdk-tirta-intan_3_1
previous arrow
next arrow