Selain pengaturan arus lalu lintas, pemerintah daerah juga mengambil langkah tambahan dengan meniadakan sementara aktivitas delman dan becak di jalur utama mudik. Kebijakan tersebut diharapkan dapat meminimalkan potensi kemacetan selama puncak arus kendaraan.
Baca Juga : Menjelang Libur Lebaran, DPR Ngebut Bahas RUU: Dari Pekerja Rumah Tangga sampai Satu Data
Kapolres Garut, Yugi Bayu Hendarto, menyampaikan bahwa pengerahan personel dilakukan untuk memastikan perjalanan masyarakat selama musim mudik berjalan aman dan tertib.
Menurutnya, berbagai langkah antisipatif telah disiapkan, termasuk penguatan pengaturan lalu lintas di kawasan pasar yang kerap menjadi titik kemacetan.
Selain ditempatkan di titik rawan kepadatan kendaraan, sebagian personel juga disiagakan di lokasi yang berpotensi terjadi tindak kriminalitas jalanan serta kawasan rawan bencana.
Langkah tersebut dilakukan untuk memberikan rasa aman kepada para pemudik sekaligus meminimalkan gangguan selama periode mudik Lebaran 2026.
Hingga Jumat pagi, arus lalu lintas dari arah Bandung menuju Tasikmalaya melalui jalur Limbangan maupun kawasan Simpang Empat Sigobing masih terpantau lancar.
Volume kendaraan dilaporkan belum mengalami peningkatan signifikan. Namun, aparat gabungan tetap bersiaga di sepanjang jalur utama untuk mengantisipasi lonjakan arus kendaraan yang biasanya terjadi mendekati puncak musim mudik.*****

“Jangan tunggu mampu dulu untuk memberi, tidak usah sempat dulu untuk berbuat baik”











