ArtikelBisnisDaerahEkonomiGarutNews

PHK Mengusir, Mesin Jahit Menyambut: Mantan Buruh Garut Balas Nasib dengan Benang dan Jarum

bhegins
×

PHK Mengusir, Mesin Jahit Menyambut: Mantan Buruh Garut Balas Nasib dengan Benang dan Jarum

Sebarkan artikel ini
Konveksi 1773575863058
Foto; Dok Istimewa

LOCUSONLINE, GARUT – Ketika pintu pabrik ditutup rapat oleh gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK), puluhan mantan buruh di Garut, Jawa Barat, memilih tidak lama-lama meratapi nasib. Alih-alih duduk termenung menunggu keajaiban ekonomi nasional, mereka justru menyalakan mesin jahit dan membuka lembar baru lewat usaha konveksi rumahan.

Di sebuah gang sempit di Jalan Tenjolaya, Kampung Pedes, berdiri rumah konveksi bernama Karirap. Dari luar, tempat ini tampak biasa saja bukan pabrik besar dengan pagar tinggi dan logo perusahaan megah. Namun di dalamnya, sekitar 50 orang bekerja, sebagian besar mantan karyawan yang sebelumnya harus menerima surat PHK lebih cepat daripada kabar gembira.

tempat.co

Tempat itu sempat didatangi Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea, pada Sabtu (14/3/2026). Ia datang bukan untuk meresmikan gedung baru atau meninjau investasi miliaran rupiah, melainkan melihat langsung bagaimana para mantan buruh mencoba berdamai dengan kenyataan sekaligus melawan keadaan.

Menurut Andi Gani, kunjungan tersebut bertujuan memberi contoh bahwa PHK bukan selalu akhir cerita bagi pekerja.

Ia mengatakan para eks karyawan yang kini berkumpul dalam usaha konveksi tersebut dikoordinasikan oleh Ketua KSPSI Garut, Andri Hidayatullah, yang menggagas upaya bangkit bersama setelah badai PHK melanda.

Baca Juga : Festival Kohkol Desa Mekarsari Awal Sejarah Bupati dan Wakil Nginep di Rumah Warga

Bagi pimpinan serikat pekerja, upaya tersebut dinilai sebagai contoh bahwa para pekerja masih memiliki cara untuk bertahan ketika sumber penghasilan utama tiba-tiba hilang.

Tinggalkan Balasan

banner-amdk-tirta-intan_3_1
previous arrow
next arrow