[Locusonline.co] BANDUNG – Suasana sore di Lapangan Softball Lodaya, Minggu (15/3/2026), berubah menjadi ajang kebersamaan dan semangat olahraga. Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, secara resmi membuka pertandingan final Rusa Hitam Ramadan Slowpitch yang mempertemukan tim Pemkot Bandung melawan BJB Club. Pembukaan ditandai dengan pemukulan bola softball pertama oleh Farhan.
Dalam sambutannya, Farhan menekankan pentingnya olahraga untuk menjaga kebugaran, terutama bagi para mantan atlet dan pegawai pemerintah.
“Ini salah satu kegiatan kita untuk tetap menjaga kebugaran lewat program slowpitch Rusa Hitam. Yang bermain di sini para mantan pemain hebat, baik yang dulu bermain di BJB maupun yang sekarang bekerja di Pemkot Bandung. Mudah-mudahan kita semua semakin segar dan sehat, ” kata Farhan.
Olahraga dan Charity: Kombinasi Sehat dan Berkah
Farhan mengapresiasi adanya kegiatan sosial (charity) yang menyertai pertandingan. Menurutnya, olahraga tidak hanya menjadi ajang silaturahmi dan menjaga kesehatan, tetapi juga bisa memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Saya senang karena tadi ada kegiatan charity juga, sehingga ada warga yang bisa menerima manfaat dari acara ini, ” ujarnya.
Gaya Hidup Sehat: Kunci Kota Maju
Farhan berharap gaya hidup sehat dapat terus menjadi bagian dari keseharian masyarakat di Kota Bandung. Baginya, kota yang maju tidak bisa dibangun oleh warga yang sakit-sakitan.
“Gaya hidup sehat harus tetap dipertahankan di Kota Bandung. Bagaimanapun kota ini membutuhkan warga yang sehat dan bugar, ” ungkapnya.
Undangan Terbuka untuk Investor Garap Lapangan Lodaya
Pada kesempatan itu, Farhan juga menyoroti pentingnya pembenahan ruang publik, termasuk fasilitas olahraga. Ia bahkan membuka peluang seluas-luasnya bagi investor yang tertarik untuk ikut mengembangkan kawasan Lapangan Softball Lodaya.
“Ruang publik kita harus segera diperbaiki. Saya mengundang investor yang tertarik untuk mengembangkan Lodaya. Saya tunggu sekarang juga, ” tuturnya.
Turnamen Slowpitch Ramadan ini membawa tiga pesan sekaligus: pentingnya olahraga untuk kesehatan, nilai berbagi melalui charity, dan semangat membangun kota dengan melibatkan investor. Farhan menunjukkan bahwa gaya hidup sehat dan pembangunan infrastruktur bisa berjalan beriringan, menciptakan Bandung yang lebih bugar dan lebih baik. (**)














