Bandung

Teknologi AI Bantu Polisi Bandung Pantau 200 Titik Selama Mudik

rakyatdemokrasi
×

Teknologi AI Bantu Polisi Bandung Pantau 200 Titik Selama Mudik

Sebarkan artikel ini
Teknologi AI Bantu Polisi Bandung Pantau 200 Titik Selama Mudik locusonline featured image Mar 2026

[Locusonline.co] BANDUNG – Operasi Ketupat Lodaya 2026 di Kota Bandung tidak lagi hanya mengandalkan patroli manual dan whistle di pinggir jalan. Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polrestabes Bandung kini menerapkan teknologi Artificial Intelligence (AI) untuk mengoptimalkan pengawasan arus lalu lintas selama musim mudik Lebaran.

Sistem ini diberi nama Smart City Road Safety Policing, yang terintegrasi dengan ratusan kamera pengawas di sejumlah titik strategis Kota Bandung.

tempat.co

Kasubnit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Satlantas Polrestabes Bandung, Iptu Hany Amelia, menjelaskan bahwa teknologi ini adalah bagian dari modernisasi sistem pengamanan lalu lintas yang dikembangkan Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri.

“Penerapan sistem ini untuk mendukung keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas selama musim mudik Lebaran,” ujar Hany saat ditemui di Posko Asia Afrika, Kota Bandung, Kamis (19/3/2026).

200 Kamera Awasi Setiap Pergerakan

Saat ini, sekitar 200 kamera pengawas (CCTV) tersebar di berbagai titik strategis di Kota Bandung. Melalui perangkat ini, petugas dapat memantau kondisi lalu lintas secara real time. Mulai dari kepadatan kendaraan, potensi kemacetan, hingga berbagai gangguan di jalan.

AI yang Bisa Hitung dan Identifikasi Kendaraan

Yang membuat sistem ini super canggih adalah kemampuannya yang tidak hanya menampilkan gambar. Teknologi AI yang terpasang mampu melakukan analisis data secara otomatis. Kemampuan itu antara lain:

  • Menghitung volume kendaraan yang melintas.
  • Mengidentifikasi jenis kendaraan (mobil, motor, bus, truk).
  • Membaca pelat nomor kendaraan secara akurat.

“Dengan sistem ini, petugas bisa lebih cepat mengetahui situasi di lapangan dan segera mengambil langkah penanganan jika terjadi kepadatan atau gangguan,” katanya.

Peta Geospasial Digital: Prediksi dan Antisipasi Dini

Sistem ini juga diperkuat dengan fitur peta geospasial digital. Fitur ini memungkinkan petugas melihat kondisi lalu lintas secara menyeluruh berdasarkan wilayah. Dengan peta digital, petugas dapat:

  • Memprediksi potensi kepadatan arus kendaraan.
  • Memetakan titik-titik rawan kecelakaan.
  • Memantau gangguan lalu lintas di berbagai ruas jalan secara lebih terstruktur.

“Lewat peta geospasial ini, kami bisa mengetahui wilayah mana yang berpotensi mengalami kepadatan maupun rawan kecelakaan, sehingga langkah antisipasi bisa dilakukan lebih awal,” ujarnya.

Dengan dukungan analisis berbasis AI dan integrasi peta digital, Satlantas Polrestabes Bandung optimistis potensi kemacetan dan kecelakaan lalu lintas selama arus mudik dan balik Lebaran dapat ditekan. Teknologi ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam menciptakan perjalanan mudik yang aman dan nyaman di wilayah Kota Bandung. Operasi Ketupat Lodaya 2026 pun berjalan dengan mata elang digital yang tak pernah tidur. (**)

Tinggalkan Balasan

banner-amdk-tirta-intan_3_1
previous arrow
next arrow