Baca Juga : Di Tengah Dentuman Perang, Netanyahu Klaim Israel “Semakin Perkasa”
Pernyataan Netanyahu muncul hanya beberapa jam setelah Trump secara mengejutkan mengumumkan adanya “pembicaraan sangat baik” dengan pihak Iran klaim yang langsung dibantah oleh Teheran.
Perubahan arah Trump dari ultimatum keras yang sebelumnya mengancam penghancuran infrastruktur energi Iran jika Selat Hormuz tidak dibuka ke narasi diplomasi, kini terlihat kontras dengan sikap Israel yang tetap agresif.
Situasi ini menciptakan dualisme kebijakan: Washington berbicara tentang peluang damai, sementara Tel Aviv memastikan tekanan militer tidak berkurang.
Dengan satu pihak mengklaim negosiasi dan pihak lain menegaskan serangan, konflik ini semakin menyerupai panggung dengan dua naskah berbeda.
Jika diplomasi adalah jalan keluar, maka bom tampaknya masih menjadi bahasa utama yang digunakan. Dan di antara klaim kemenangan serta janji kesepakatan, publik global dibiarkan menebak: ini strategi canggih, atau sekadar sandiwara geopolitik dengan korban nyata di lapangan?*****

“Jangan tunggu mampu dulu untuk memberi, tidak usah sempat dulu untuk berbuat baik”










