Komunitas internasional, lanjutnya, disebut telah ikut bersuara melalui resolusi Dewan Keamanan PBB yang mendesak Iran menghentikan aksi-aksi yang meningkatkan eskalasi. Sebuah pengingat bahwa di balik urusan ibadah, panggung global tetap penuh tarik-menarik kepentingan.
Meski demikian, Faisal menutup dengan pesan tegas: keamanan Arab Saudi adalah harga mati. Jika ada ancaman, Riyadh tidak akan tinggal diam, sebuah kalimat yang terdengar seperti catatan kaki penting di balik janji ketenangan.
Di tengah semua itu, satu hal ingin ditegaskan bahwa perang boleh berisik, tetapi haji harus tetap khusyuk. Setidaknya, itulah narasi resmi sementara dunia luar yang masih sibuk memastikan apakah “aman” hari ini dan akan tetap berarti sama esok hari.*****

“Jangan tunggu mampu dulu untuk memberi, tidak usah sempat dulu untuk berbuat baik”










