[Locusonline.co] Jakarta – Kabar membanggakan datang dari Institut Teknologi Bandung (ITB). Kampus tertua di Indonesia ini berhasil menembus jajaran “Top 100” dalam QS World University Rankings (WUR) by Subject 2026. Empat bidang keilmuan ITB masuk ke dalam 150 besar dunia, dengan dua di antaranya bahkan menempati peringkat 51–100 global.
Capaian ini menegaskan posisi ITB sebagai perguruan tinggi unggulan Indonesia yang terus bersaing di kancah akademik internasional.
Empat Bidang Ilmu ITB di 150 Besar Dunia
Berdasarkan pemeringkatan QS WUR by Subject 2026, berikut empat bidang keilmuan ITB yang berhasil masuk ke dalam 150 besar dunia:Peringkat Bidang Ilmu Klaster 51–100 Mineral & Mining Engineering Top 100 Dunia 51–100 Petroleum Engineering Top 100 Dunia 101–150 Architecture & Built Environment Top 150 Dunia 101–150 Art & Design Top 150 Dunia
Rektor ITB, Tatacipta Dirgantara, menyampaikan bahwa hasil ini menunjukkan konsistensi ITB dalam menghadirkan diri dalam persaingan akademik tingkat dunia.
“Hasil ini menunjukkan konsistensi ITB untuk terus menjadi perguruan tinggi Indonesia yang hadir dalam persaingan akademik tingkat dunia,” ujar Tata dalam keterangan di Jakarta, Kamis (26/3/2026).
Bidang Lain yang Juga Mencatatkan Prestasi
Selain keempat bidang unggulan tersebut, ITB juga mencatat hasil positif pada sejumlah disiplin ilmu lainnya:Bidang Ilmu Peringkat 2026 Perubahan Chemical Engineering 201–250 — Civil Engineering 201–275 — Engineering & Technology (Broad Subject) 216 dunia Naik dari 282 Computer Science & Information Systems 451–500 Naik dari 551–600 Business & Management Studies 401–450 Naik dari 451–500 Agriculture & Forestry 351–400 — Arts & Humanities 345 dunia Naik dari 451–500 Natural Sciences 374 dunia Naik dari 401–450 Social Sciences & Management 374 dunia Naik dari 451–500
Perkembangan positif yang signifikan terlihat pada Engineering & Technology yang melompat dari peringkat 282 ke 216 dunia, menjadikannya broad subject dengan posisi tertinggi bagi ITB tahun ini.
ITB Kuasai Peringkat Pertama di Indonesia
Tidak hanya membanggakan di kancah global, ITB juga menegaskan dominasinya di tingkat nasional. Sejumlah bidang ilmu ITB menempati peringkat pertama di Indonesia, antara lain:
Bidang Teknik
- Architecture & Built Environment
- Engineering – Chemical
- Engineering – Civil & Structural
- Engineering – Electrical & Electronic
- Engineering – Mechanical, Aeronautical & Manufacturing
- Engineering – Mineral & Mining
- Petroleum Engineering
Bidang Sains & Seni
- Art & Design
- Chemistry
- Environmental Sciences
- Materials Sciences
- Mathematics
- Physics & Astronomy
Capaian ini semakin memperkuat reputasi ITB sebagai pusat unggulan dalam bidang sains, teknik, seni, dan desain di Indonesia.
Apresiasi untuk Seluruh Sivitas Akademika
Tatacipta Dirgantara menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh sivitas akademika dan unsur pendukung institusi yang terus bergerak bersama dalam memperkuat posisi ITB di tingkat global.
“Berbagai capaian ini tidak hadir secara instan, melainkan merupakan buah dari kerja bersama seluruh elemen ITB. Kami memandang hasil ini sebagai momentum untuk terus memperkuat sinergi untuk meningkatkan reputasi akademik dan riset, serta memastikan transformasi ITB berjalan secara konsisten dan berdampak,” ucap Tata.
QS World University Rankings by Subject: Metodologi
QS WUR by Subject merupakan pemeringkatan tahunan yang dilakukan oleh Quacquarelli Symonds (QS) untuk mengevaluasi kinerja perguruan tinggi di berbagai disiplin ilmu. Pemeringkatan ini didasarkan pada empat indikator utama:
- Academic Reputation: Reputasi akademik berdasarkan survei global terhadap akademisi.
- Employer Reputation: Reputasi di kalangan pemberi kerja.
- Research Citations per Paper: Dampak riset yang diukur dari jumlah sitasi per makalah.
- H-index: Ukuran produktivitas dan dampak publikasi ilmiah.
Capaian ITB dalam pemeringkatan ini menunjukkan kualitas riset, reputasi akademik, serta relevansi lulusan di mata industri global yang terus meningkat.
Momentum untuk Terus Bertransformasi
Bagi ITB, capaian ini bukan sekadar angka, melainkan momentum untuk terus berbenah. Tata menegaskan bahwa pihaknya akan terus memperkuat sinergi antar elemen kampus untuk meningkatkan reputasi akademik dan riset ke depan.
“Kami memandang hasil ini sebagai momentum untuk terus memperkuat sinergi untuk meningkatkan reputasi akademik dan riset, serta memastikan transformasi ITB berjalan secara konsisten dan berdampak,” pungkasnya.
Dengan berbagai capaian yang terus menghiasi perjalanannya, ITB semakin mantap melangkah menuju visinya sebagai universitas riset kelas dunia yang memberikan kontribusi nyata bagi bangsa dan dunia. (**)














