LOCUSONLINE, GARUT – Jika invasi darat adalah permainan strategi, maka Iran tampaknya sudah menyiapkan papan catur lengkap dengan delapan lapis bidak yang diklaim siap mengunci langkah siapa pun yang nekat masuk. Pesannya sederhana namun menggigit, silakan datang, tapi jangan berharap pulang dengan cerita heroik.
Melansir Kantor berita Fars News Agency pada Sabtu (28/3/2026) seorang pejabat militer Iran yang menyatakan kesiapan penuh menghadapi kemungkinan invasi darat oleh Amerika Serikat dan Israel. Dalam narasi yang terdengar seperti trailer film perang berbiaya mahal, invasi tersebut bahkan disebut oleh sejumlah pengamat sebagai langkah yang “nyaris bunuh diri”.
Menurut pejabat tersebut, Iran telah merancang sistem pertahanan darat berlapis delapan bukan sekadar bertahan, tetapi juga menyerang secara simultan. “Apa yang menanti penyerang adalah sistem yang kami buat mustahil ditembus,” ujarnya, dengan nada yang lebih terdengar seperti peringatan daripada analisis.
Lapisan Pertama: Menyambut Sebelum Mendarat
Unit Pasukan Khusus Nuhed menjadi garis depan, gabungan elite dari berbagai matra yang ditugaskan menghadapi operasi khusus lawan seperti Navy SEALs dan Sayeret Matkal. Mereka ditempatkan di titik strategis, termasuk wilayah pesisir dan pulau-pulau di Teluk Persia seolah mengatakan bahwa bahkan sebelum sepatu menyentuh tanah, perlawanan sudah dimulai.
Lapisan Kedua hingga Keempat: Mobilitas, Baja, dan Kota
Pasukan lintas udara dan unit penyerang cepat disiapkan untuk operasi agresif di berbagai wilayah. Di belakangnya, brigade mekanis dengan dukungan artileri berat siap mengubah medan tempur menjadi zona tekanan konstan. Sementara itu, unit polisi khusus dan pasukan operasi perkotaan diposisikan untuk memastikan bahwa bahkan kota-kota tidak akan menjadi titik lemah, melainkan jebakan kompleks.

“Jangan tunggu mampu dulu untuk memberi, tidak usah sempat dulu untuk berbuat baik”










