Pengamat dari Chatham House, Farea Al-Muslimi, menilai keterlibatan Houthi sebagai eskalasi serius yang berpotensi mengganggu jalur perdagangan global secara signifikan. Ia menekankan bahwa dampak terhadap rute maritim utama tidak bisa diremehkan terutama ketika konflik sudah menyentuh infrastruktur ekonomi dan militer vital di kawasan Teluk.
Dengan kondisi saat ini, satu hal menjadi semakin jelas: ketika rudal berbicara lebih keras daripada diplomasi, maka dunia harus bersiap bukan hanya untuk konflik yang berkepanjangan, tetapi juga tagihan ekonomi yang ikut membengkak.*****

“Jangan tunggu mampu dulu untuk memberi, tidak usah sempat dulu untuk berbuat baik”









