BandungOlahraga

Domino Naik Kelas! Kejurcab Orado Bandung Diserbu Peserta, Wali Kota Farhan Soroti Potensi Besar hingga Peluang Ekonomi

rakyatdemokrasi
×

Domino Naik Kelas! Kejurcab Orado Bandung Diserbu Peserta, Wali Kota Farhan Soroti Potensi Besar hingga Peluang Ekonomi

Sebarkan artikel ini
Domino Naik Kelas! Kejurcab Orado Bandung Diserbu Peserta, Wali Kota Farhan Soroti Potensi Besar hingga Peluang Ekonomi locusonline featured image Mar 2026

[Locusonline.co] BANDUNG – Suasana penuh semangat dan kebersamaan membalut gelaran Kejuaraan Cabang (Kejurcab) Orado Kota Bandung. Tak sekadar ajang adu strategi, kompetisi ini menjadi sinyal kuat bahwa domino kini tengah bertransformasi—dari permainan rakyat menjadi cabang olahraga yang menjanjikan prestasi sekaligus peluang ekonomi.

Digelar di Gelanggang Generasi Muda, Jalan Merdeka, Kota Bandung, Sabtu (28/3/2026), kegiatan ini menarik perhatian berbagai kalangan, mulai dari komunitas hingga tokoh publik.

tempat.co

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, hadir langsung dan memberikan dukungan penuh terhadap perkembangan olahraga domino. Ia menilai, permainan ini memiliki potensi besar dalam membentuk karakter sekaligus memperkuat interaksi sosial masyarakat.

“Olahraga itu bukan hanya soal menang atau kalah, tapi bagaimana membentuk sportivitas, strategi, dan kepribadian,” tegas Farhan.

Dari Permainan Santai Jadi Olahraga Strategis

Ketua Bidang Humas PB Orado, Henry Kurnia Adhi Sutikno, menegaskan bahwa domino kini telah berevolusi jauh dari sekadar permainan santai.

Sejak dideklarasikan pada 7 Januari 2026, PB Orado berkembang pesat. Organisasi ini kini telah terbentuk di 38 provinsi serta ratusan kabupaten/kota di seluruh Indonesia.

“Ini olahraga yang melatih strategi, membaca situasi, dan konsentrasi tinggi. Tidak bisa dimainkan asal-asalan,” ujarnya.

Menurutnya, tingginya antusiasme masyarakat menjadi bukti bahwa domino memiliki daya tarik luas dan mampu diterima oleh berbagai kalangan.

Bukan Sekadar Kompetisi, Tapi Industri Baru

Menariknya, domino tidak hanya menghadirkan kompetisi, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru. Dari penyediaan meja permainan, merchandise, hingga produk kreatif lainnya, semuanya berpotensi menggerakkan sektor UMKM.

“Target kami bukan hanya prestasi, tapi bagaimana olahraga ini bisa menjadi sport industry yang membahagiakan banyak orang,” kata John.

Fenomena ini menunjukkan bahwa domino mulai memasuki ekosistem industri olahraga modern—menggabungkan hiburan, kompetisi, dan ekonomi kreatif dalam satu panggung.

Lawan Gadget, Hidupkan Budaya Berkumpul

Di tengah dominasi era digital, domino justru menghadirkan alternatif interaksi sosial yang semakin langka. Permainan ini dinilai mampu mengembalikan budaya berkumpul, berdiskusi, dan bersosialisasi—terutama di kalangan generasi muda.

Farhan bahkan melihat domino bisa menjadi bagian dari kegiatan masyarakat seperti Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling).

“Kalau warga berkumpul, ngobrol, bermain bersama, di situlah solusi-solusi lahir,” ujarnya.

Jawa Barat Jadi Pelopor, Bidik Level Nasional

Kejurcab Kota Bandung ini merupakan bagian dari roadmap besar pengembangan Orado di Indonesia. Jawa Barat mencatat sejarah sebagai provinsi pertama yang menggelar Kejuaraan Provinsi, sekaligus diproyeksikan menjadi tuan rumah Kejuaraan Nasional mendatang.

“Ini bukan kebetulan. Jawa Barat memang luar biasa,” kata John.

Para peserta Kejurcab diharapkan mampu menembus level nasional dan menjadi wakil daerah dalam ajang Kejurnas yang akan datang.

Olahraga Inklusif, Murah, Tapi Sarat Strategi

Salah satu kekuatan domino terletak pada sifatnya yang inklusif. Tanpa biaya besar dan tanpa perlengkapan rumit, olahraga ini tetap menuntut fokus tinggi, stamina, serta kemampuan membaca strategi lawan.

“Kalau tidak fokus, tidak akan bisa menang. Ini tetap olahraga yang serius,” tegas John.

Dengan konsep kejuaraan yang semakin profesional—bahkan melibatkan publik figur dan panggung spektakuler—Orado optimistis domino akan menjelma menjadi salah satu olahraga paling populer di Indonesia.

Kejurcab ini bukan sekadar kompetisi, melainkan langkah awal menuju lahirnya atlet-atlet domino berprestasi yang siap bersaing di tingkat nasional, bahkan internasional. (**)

Tinggalkan Balasan

banner-amdk-tirta-intan_3_1
previous arrow
next arrow